Home Berita Pendiri Jababeka Tegaskan Change of Control di Luar Kendali Perseroan

Pendiri Jababeka Tegaskan Change of Control di Luar Kendali Perseroan

0

Pendiri dan Komisaris Utama Jababeka, SD Darmono menegaskan, Direksi dan Dewan Komisaris yang diangkat dengan sah dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan pada 31 Mei 2018 telah sah didaftarkan pada Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia tetap solid dan berkomitmen terhadap segala keputusan yang telah diambil oleh Perseroan untuk melaksanakan visi dan misi Perseroan selama ini.

Disamping itu, Perseroan juga akan terus melakukan penelitian lebih lanjut, termasuk jika perlu dengan melibatkan pihak yang berwenang, sehubungan dengan hal-hal yang sebenarnya terjadi di luar pengetahuan dan kewenangan Direksi dan Dewan Komisaris sehubungan dengan pelaksanaan pengambilan keputusan dan validitas keputusan Agenda kelima RUPST tentang Perubahan Susunan Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan.

“Sehubungan dengan potensi terjadinya Change of Control sebagaimana disampaikan di atas, dengan ini Perseroan menegaskan bahwa kejadian tersebut diluar pengetahuan dan kendali Perseroan dan tidak ada hubungannya dengan kinerja Perseroan,” jelasnya.

Namun, lanjut Darmono, telah dilakukannya penyelidikan lebih lanjut, termasuk fakta hukum dan hasil dari diskusi dengan konsultan hukum internasional Perseroan dan Trustee dari para pemegang Senior Notes serta pihak yang relevan lainnya, Perseroan terbukti dengan sah telah berada dalam keadaan Change of Control, maka hal tersebut dapat berdampak sangat negatif dan material terhadap keuangan dan prospek usaha Perseroan.

“Dengan mengingat pengalaman dan berbagai tantangan terdahulu yang telah berhasil diatasi, reputasi serta prospek usaha yang baik dari Perseroan, kepercayaan yang terus dijaga dengan berbagai stakeholders Perseroan, termasuk para karyawan, suppliers, para pemegang saham, khususnya pemegang saham publik, instansi yang bewenang termasuk, Otoritas Jasa Keuangan dan Bursa Efek Indonesia, Perseroan berkeyakinan akan dapat melalui kegaduhan yang tidak perlu terjadi ini,” terangnya.

Lebih lanjut, Perseroan akan terus melakukan berbagai langkah yang dianggap perlu, termasuk langkah hukum dan pemenuhan GCG, di samping terus fokus pada berbagai
usaha yang sedang dan akan berjalan agar senantiasa dapat mempertahankan reputasi nasional Perseroan sebagai pengembang kota yang mandiri dan terintegrasi. (ris)