Home Berita Sah! PDIP Dominasi DPRD Tangkab 2019-2024

Sah! PDIP Dominasi DPRD Tangkab 2019-2024

0

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) berhasil menguasai perolehan kursi terbanyak keanggotaan DPRD Tangerang Kabupaten (Tangkab) Periode 2019-2024. Dengan perolehan 8 kursi dan disusul oleh Partai Golongan Karya sebanyak 7 kursi.

Hal tersebut dikatakan Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Tangerang, Zainal Abidin. Disebutkannya, kedua partai tersebut selalu menempati posisi teratas.

“Peringkat pertama oleh PDIP dengan total 8 kursi dan kedua itu Golkar dengan total 7 kursi. Tahun 2014 kemarin peringkat pertama Golkar trus kedua PDIP dan tahun ini kebalikannya,” jelasnya saat ditemui usai Rapat Pleno di Hotel Aryaduta, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Senin (12/08/201).

Meskipun, lanjut Zainal, adanya gugatan dari Partai Golkar dan Partai Hanura ke Mahkamah Konstitusi namun hal tersebut tidak diterima oleh Mahkamah Konstitusi.

“Setelah dinyatakan gugur oleh MK, maka KPU RI memerintahkan kami untuk menyelanggarakan pleno,” ungkapnya.

Zainal menambahkan, untuk partai yang tidak mendapatkan kursi adalah Partai Bulan Bintang dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia.

“Tahun 2014 lalu PBB dan PKPI ini dapat 1 kursi nah tahun ini sama sekali ga dapat,” ujarnya.

Sementara itu, Akmaludin Nugraha, Sekertaris DPC PDIP Kabupaten Tangerang mengatakan pihaknya sangat berterimaksih kepada masyarakat yang telah memilih dan mempercayai partai PDIP.

“Alhamdulillah kita dapat memenangkan perhelatan pesta demokrasi tahun ini dengan total 8 kursi, untuk jumlah suara kurang lebih 200 ribu,” ucapnya.

Akmaludin menjelaskan, kemenangan yang diraih oleh PDIP adalah hasil kerja keras para calon legislatif.

“Ya terlepas itu karena Jokowi. Tapi intinya itu semua karena kerja keras mereka masing-masing yah,” katanya.

Dengan demikian, PDIP pun akan mendapatkan jatah calon ketua DPRD Kabupaten Tangerang.

“Jadi dari 8 kursi itu kita mencalonkan 6 yah salah satunya, saya, kemudian Kholid Ismail, Ahmad Supriyadi, ada H M Supriyadi, ada bu Suryani, dan ada pak Supardi,” tandasnya. (Ais)