Home Berita KKN 193 Berwarna UIN di Teluknaga Berakhir

KKN 193 Berwarna UIN di Teluknaga Berakhir

0

Kuliah Kerja Nyata (KKN) 193 Berwarna dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, di Desa Kebon Cau, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, telah berakhir, Kamis (22/8/2019).

Acara penutupan KKN yang beranggota 17 mahasiswa dari perguruan tinggi negeri itu, di gelar di SDN Kebon Cau 3, yang ditutup oleh Penjabat Kades Kebon Cau, Subur dan dihadiri Kepala serta Pengawas SDN Kebon Cau 3, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dosen pendamping, dan ratusan siswa sekolah dasar. Dosen Pendamping KKN 193 Berwarna UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Umiyati mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu dan memfasilitasi pelaksanaan KKN 2019 di Desa Kebon Cau, Kecamatan Teluknaga.

Dia juga menyampaikan permohonan maaf kalau selama pelaksanaan KKN belum maksimal dan para peserta melakukan kesalahan.

“Saya atas nama koordinator KKN UIN Syarif Hidayatullah Jakarta di Desa Kebon Cau ini, memohon maaf apa bila para peserta KKN berbuat kesalahan baik disengaja maupun tidak disengaja, kami juga memohon maaf jika KKN yang dilaksanakan di desa ini kurang maksimal, dan saya juga menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu dan memfasilitasi seluruh kegiatan KKN 2019 ini,” kata Umiyati saat menyampaikan sambutan diacara penutupan KKN 193 Berwarna di SDN Kebon Cau 3, Desa Kebon Cau, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Kamis (22/8).

Penjabat Kades Kebon Cau, Subur mengatakan, seluruh program KKN dari UIN Syarif Hidayatullah di Desa Kebon Cau berjalan sangat baik dan membantu masyarakat desa. Subur mencontohkan, program pembedayaan masyarakat dengan keterampilan mengolah limbah pelastik menjadi barang berharga seperti tas dan lain sebagainya, merupakan kegiatan yang sangat mengesukasi masyarakat dalam rangka meningkatkan ekonomi kerakyatan.

“Dengan mengajarkan keterampilan mengolah limbah pelastik menjadi bahan yang berguna kepada masyarakat, berarti peserta KKN telah menyumkan ilmu yang dapat meningkatkan ekonomi masyarakat, karena dengan keterampilan yang diajarkan masyarakat menjadi tahu cara mengolah sampah pelastik menjadi barang yang bernilai jual, dan secara otomatis itu akan menambah pemasukan bagi masyarakat desa,” ungkap Subur.

Subur juga menjelaskan, selain program pemberdayaan masyarakat, ada banyak program yang sangat dirasakan oleh masyarakat, diantaranya program pendidikan dan literasi membaca, kegiatan sosial dan pembangunan desa. “Alhamdulillah, semua kegiatan yang dilakukan oleh peserta KKN UIN Syarif Hidayatullah di Desa Kebon Cau ini, sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tambah Subur.

Subur juga berharap, kegiatan KKN dari UIN Syarif Hidayatullah ini, dapat dilaksanakan setiap tahun untuk membantu pemerintah desa. “Saya berharap, kegiatan KKN UIN Syarif Hidayatullah dapat terus dilaksanakan setiap tahun di Desa Kebon Cau ini, agar dapat membantu pemerintah desa dalam melakukan pembangunan likungan dan masyarakat desa,” ujar Subur.

Sedianya, tujuh belas peserta KKN 193 Berwarna dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, adalah Intan Nurkamila (FAH Tarjamah), Indah Jubaidah (FAH Bahasa dan Sastra Arab), Bagas Pribadi (FDIK Komunikasi dan Penyiaran Islam), Tiara Nur Annisa (FDI Dirasat Islamiyah), Azizah Zafira (FEB Ekonomi Pembangunan), Irma Nuranisa (FEB Akuntansi), Muhammad Ridho Sucipto (FISIP Ilmu Hubungan Internasional), Ahmad Zarkasyi (FITK Pendidikan Bahasa Arab),

Selanjutnya, Ika Baitinnisa (FITK Pendidikan Fisika), Ana Suhana (FITK Pendidikan Islam Anak Usia Dini), Ihda Ainin Nawawi (FITK Pendidikan Bahasa Inggris), M.Widodo (FST Agribisnis), Atiah Akbar (FST Biologi), Fadhlur Rahman (FST Fisika), Agus Aksinul Muktafa (FSH Perbandingan Mazhab), Fauziah Ayumi (FSH Hukum Keluarga/Ahwal Syakhshiyyah), Muhammad Syarif Hidayatulloh (FU Studi Agama Agama), dan Mentari Salsabila (FU Ilmu Hadis).

Terpisah, Pengelola Rumah Baca Sahabat Pena, Fatmawati mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh para peserta KKN 193 Berwarna dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang dilaksanakan selama satu bulan di Desa Kebon Cau.

Menurutnya, kegiatan yang diadakan oleh para mahasiswa itu, dapat menjadi motivasi masyarakat untuk melakukan perubahan dan membangun desa. “Selama pelaksanaan KKN, para mahasiswa dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini, banyak membantu kami dalam bidang literasi membaca bagi anak-anak di Desa Kebon Cau, khususnya di Kampung Alang, dan saya mendoakan semoga setelah selesai kuliah nanti, mereka akan menjadi orang-orang muda yang berguna bagi nusa dan bangsa,” pungkas Fatmawati.(Sam)KKN 193 Berwarna UIN di Teluknaga Berakhir

Kuliah Kerja Nyata (KKN) 193 Berwarna dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, di Desa Kebon Cau, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, telah berakhir, pada Kamis (22/8/2019).

Acara penutupan KKN yang beranggota 17 mahasiswa dari perguruan tinggi negeri itu, di gelar di SDN Kebon Cau 3, yang ditutup oleh Penjabat Kades Kebon Cau, Subur dan dihadiri Kepala serta Pengawas SDN Kebon Cau 3, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dosen pendamping, dan ratusan siswa sekolah dasar. Dosen Pendamping KKN 193 Berwarna UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Umiyati mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu dan memfasilitasi pelaksanaan KKN 2019 di Desa Kebon Cau, Kecamatan Teluknaga.

Dia juga menyampaikan permohonan maaf kalau selama pelaksanaan KKN belum maksimal dan para peserta melakukan kesalahan.

“Saya atas nama koordinator KKN UIN Syarif Hidayatullah Jakarta di Desa Kebon Cau ini, memohon maaf apa bila para peserta KKN berbuat kesalahan baik disengaja maupun tidak disengaja, kami juga memohon maaf jika KKN yang dilaksanakan di desa ini kurang maksimal, dan saya juga menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu dan memfasilitasi seluruh kegiatan KKN 2019 ini,” kata Umiyati saat menyampaikan sambutan diacara penutupan KKN 193 Berwarna di SDN Kebon Cau 3, Desa Kebon Cau, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Kamis (22/8).

Penjabat Kades Kebon Cau, Subur mengatakan, seluruh program KKN dari UIN Syarif Hidayatullah di Desa Kebon Cau berjalan sangat baik dan membantu masyarakat desa. Subur mencontohkan, program pembedayaan masyarakat dengan keterampilan mengolah limbah pelastik menjadi barang berharga seperti tas dan lain sebagainya, merupakan kegiatan yang sangat mengesukasi masyarakat dalam rangka meningkatkan ekonomi kerakyatan.

“Dengan mengajarkan keterampilan mengolah limbah pelastik menjadi bahan yang berguna kepada masyarakat, berarti peserta KKN telah menyumkan ilmu yang dapat meningkatkan ekonomi masyarakat, karena dengan keterampilan yang diajarkan masyarakat menjadi tahu cara mengolah sampah pelastik menjadi barang yang bernilai jual, dan secara otomatis itu akan menambah pemasukan bagi masyarakat desa,” ungkap Subur.

Subur juga menjelaskan, selain program pemberdayaan masyarakat, ada banyak program yang sangat dirasakan oleh masyarakat, diantaranya program pendidikan dan literasi membaca, kegiatan sosial dan pembangunan desa. “Alhamdulillah, semua kegiatan yang dilakukan oleh peserta KKN UIN Syarif Hidayatullah di Desa Kebon Cau ini, sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tambah Subur.

Subur juga berharap, kegiatan KKN dari UIN Syarif Hidayatullah ini, dapat dilaksanakan setiap tahun untuk membantu pemerintah desa. “Saya berharap, kegiatan KKN UIN Syarif Hidayatullah dapat terus dilaksanakan setiap tahun di Desa Kebon Cau ini, agar dapat membantu pemerintah desa dalam melakukan pembangunan likungan dan masyarakat desa,” ujar Subur.

Sedianya, tujuh belas peserta KKN 193 Berwarna dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, adalah Intan Nurkamila (FAH Tarjamah), Indah Jubaidah (FAH Bahasa dan Sastra Arab), Bagas Pribadi (FDIK Komunikasi dan Penyiaran Islam), Tiara Nur Annisa (FDI Dirasat Islamiyah), Azizah Zafira (FEB Ekonomi Pembangunan), Irma Nuranisa (FEB Akuntansi), Muhammad Ridho Sucipto (FISIP Ilmu Hubungan Internasional), Ahmad Zarkasyi (FITK Pendidikan Bahasa Arab),

Selanjutnya, Ika Baitinnisa (FITK Pendidikan Fisika), Ana Suhana (FITK Pendidikan Islam Anak Usia Dini), Ihda Ainin Nawawi (FITK Pendidikan Bahasa Inggris), M.Widodo (FST Agribisnis), Atiah Akbar (FST Biologi), Fadhlur Rahman (FST Fisika), Agus Aksinul Muktafa (FSH Perbandingan Mazhab), Fauziah Ayumi (FSH Hukum Keluarga/Ahwal Syakhshiyyah), Muhammad Syarif Hidayatulloh (FU Studi Agama Agama), dan Mentari Salsabila (FU Ilmu Hadis).

Terpisah, Pengelola Rumah Baca Sahabat Pena, Fatmawati mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh para peserta KKN 193 Berwarna dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang dilaksanakan selama satu bulan di Desa Kebon Cau.

Menurutnya, kegiatan yang diadakan oleh para mahasiswa itu, dapat menjadi motivasi masyarakat untuk melakukan perubahan dan membangun desa. “Selama pelaksanaan KKN, para mahasiswa dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini, banyak membantu kami dalam bidang literasi membaca bagi anak-anak di Desa Kebon Cau, khususnya di Kampung Alang, dan saya mendoakan semoga setelah selesai kuliah nanti, mereka akan menjadi orang-orang muda yang berguna bagi nusa dan bangsa,” pungkas Fatmawati. (Sam)