Home Berita Jelang Penertiban di Pakuhaji dan Teluknaga, Satpol PP Panggil Dua Pengusaha

Jelang Penertiban di Pakuhaji dan Teluknaga, Satpol PP Panggil Dua Pengusaha

0

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tangerang, memanggil pemilik industri di Kecamatan Pakuhaji dan Kecamatan Teluknaga. Pemanggilan ini terkait rencana penertiban industri-industri yang melanggar aturan dan ilegal.

Kepala Satpol PP Kabupaten Tangerang, Bambang Mardi mengatakan, pihaknya sudah melakukan pemanggilan dua pemilik pabrik di lokasi yang berbeda. Pertama di Kampung Sukawali, Desa Sukawali, Kecamatan Pakuhaji dan yang kedua di bantaran sungai kali baru, Desa Pangkalan, Kecamatan Teluknaga.

“Saat ini sudah proses pemanggilan untuk klarifikasi dan pemeriksaan ijin. Setelah dilakukan kemudian pemberhentian operasinya keproses penertiban,” ujar Bambang Mardi, Sabtu (16/11/2019).

Menurut Bambang, di Kampung Sukawali, Desa Sukawali, Kecamatan Pakuhaji, saat ini sudah banyak berdiri pabrik, padahal daerah itu masih zona hijau, dimana satu pabrik pun tidak boleh berdiri.

“Disana itu banyak bukan hanya pabrik CV.Srijaya logam saja, masih ada industri batako dan lainnya. Memang itu zona hijau yang tidak boleh diperuntukan industri,” ungkapnya.

Selain di kecamatan pakuhaji, kata Bambang masih ada dalam sedang pemeriksaan, menurutnya pabrik itu berdiri dibantaran sungai kali baru.

“Yang kali baru secara keseluruhan memang menyalahi aturan. Disana ada puluhan kurang lebih, tetapi hanya beberapa yang akan ditertibkan sebagai shok terapi,” jelasnya.

Sementara itu, tokoh masyarakat Teluknaga, H.Sobri mengatakan, bahwa pabrik-pabrik yang ada di bantaran sungai kali baru yang ada diwilayah itu, sehingga banyak ikan-ikan milik warga pada mati. Dia berharap satpol pp bisa menindak tegas pabrik-pabrik yang membuang limbah sembarangan, karena sangat merusak lingkungan.

“Banyak tambak ikan milik warga yang teracuni limbah, sehingga ikan-ikannya pada mati,” pungkasnya. (Sam)