Home Berita Spanduk Larangan Memandikan Jenazah di Serut Hoax

Spanduk Larangan Memandikan Jenazah di Serut Hoax

0

Sebuah foto spanduk larangan memandikan jenazah yang terpasang di Masjid Al-Hidayah, Kelurahan Pondok Jagung Timur, Kecamatan Serpong Utara (Serut) yang beredar di media sosial (Medsos) teryata hoax.

Hal itu diungkapkan oleh Sekretaris Lurah (Sekel) Pondok Jagung Timur, Muhamad Furqon saat dikonfirmasi di Kantornya Kamis (23/01/2020).

“Itu hoax, itu spanduk lama, menurut pengakuan dewan kemakmuran masjid (DKM) kejadian itu tahun 2016,” terangnya.

Furqon menjelaskan, dirinya pun mendapat informasi yang sama tadi pagi di media sosial, kemudian langsung berinisiatif menghubungi staffnya yang tinggal tidak jauh dari masjid tersebut untuk menanyakan kebenaran ke DKM.

“Saat dikonfirmasi, DKM bilang itu spanduk lama, kejadiannya pada tahun 2016, yang masang spanduk itu orang gak dikenal mas, dan keterangan dari DKM bahwa spanduk itu gak sampai sehari, pada saat spanduk terpasang langsung dicopot,” jelasnya.

Furqon pun heran mengapa ada foto itu bisa beredar, sedangkan orang DKM sendiri tak mengetahui dan tak pernah merasa mengambil foto spanduk tersebut.

“Kita juga belum tau tindakan selanjutnya akan dilaporkan ke polisi atau tidak, karena penyebaran di media sosial tak terkontrol dan sangat luas, sementara ini kita hanya klarifikasi saja. Sudah banyak yang nanya termasuk dari polisi juga,” tutupnya.

Diketehui, dalam spanduk tersebut bertuliskan “Parah Amil, Ustad, Ustadjah, Pondok Jagung Timur Dengan ini Menyatakan: Tidak Akan Mengurusi Jenazah (memandikan, mengkafani, mensholatkan, menguburkan & mentahlilkan) Orang-orang Yang Terbukti Mendukung/Menyetujui Pembangunan Gereja di RT 003/02 Pondok Jagung Timur” yang diposting di akun Facebook Ala_Nu, dalam unggahannya dituliskan ‘Virus Intoleran Menyebar’. (Ban)