Home Bandara Waspada Corona Virus, Pekerja di Bandara Soetta Dianjurkan Menggunakan Masker

Waspada Corona Virus, Pekerja di Bandara Soetta Dianjurkan Menggunakan Masker

0

Pekerja atau karyawan yang sehari-hari bekerja di Terminal kedatangan Internasional Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) diimbau untuk mengenakan masker saat beraktivitas. Terlebih bagi mereka yang bertugas sebagai ground handling Terminal 3 Internasional dan Terminal 2F.

Hal itu diungkapkan langsung oleh Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas 1 Bandara Soetta, Dr Anas Ma’ruf usai melaksanakan Rapat Koordinasi kewaspadaan terhadap perkembangan Novel Coronavirus (2019-nCoV) di kantornya, Jumat (24/1/2020).

“Kita harapkan mereka menggunakan masker. Kemudian beberapa petugas yang khusus bagian (Ground) Handling khususnya membawa kursi roda dan lain sebagainya itu juga ditambah dengan (handscoon) begitu juga dengan Handling barang, pada prinsipnya adalah untuk melindungi juga pegawai pegawai yang bekerja di Bandara Soetta dari kemungkinan tertular penyakit (Virus Korona) ini,” kata Dr Anas.

Menurut Dr Anas, pemakaian masker diimbau kepada yang bekerja terutama di Terminal 3 Internasional dan Terminal 2 F Internasional karena mereka langsung berhubungan dengan pesawat, barang dan juga orang yang baru datang dari negara terjangkit.

“Masker bedah sudah cukup, itu masker yang umum digunakan. Kecuali ada yang sakit, seperti petugas kita menggunakan masker (n95) tetapi secara umum masker bedah sudah cukup untuk digunakan perlindungan diri,” tutur Anas.

Selain memakai masker, petugas yang bekerja di Terminal Kedatangan Internasional juga diberikan tips-tips untuk menghindari wabah virus, diantaranya adalah berprilaku hidup sehat.

“Kami menganjurkan untuk cuci tangan pakai sabun, kemudian menjaga etika batuk dan bersin itu juga harus dijaga kemudian daya tahan tubuh ditingkatkan dan jangan merokok,” imbau Anas.

Sekedarb diketahui, Novel Corona Virus atau Virus Korona ini merupakan virus penyebabpneumonia yang sebelumnya disebut virus misterius asal China. Virus tersebut disebut sejenis dengan virus MARS dan SARS. (Rmt)