Home Bandara Dir Ops AP II: hari ini tidak ada pesawat charter dari luar...

Dir Ops AP II: hari ini tidak ada pesawat charter dari luar negeri yang mendarat di Bandara Soetta

0
foto: Suasana kedatangan warga negara asing asal China di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Senin (10/5/2021) malam.

PT Angkasa Pura II memastikan tidak ada penerbangan/pesawat charter dari luar negeri khususnya dari Wuhan, China yang mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) pada hari ini, Senin (10/5/2021).

Hal itu diungkapkan oleh Direktur Operasi dan Fasilitas PT Angkasa Pura II, Muhamad Wasid.

“(Penerbangan charter dari Wuhan) itu kalau sekarang tidak ada, (untuk hari ini) tidak ada,” kata Wasid saat dijumpai di Kampung Airport Rawalini, Kecamatan Teluk Naga, Kabupaten Tangerang, Senin (10/5/2021).

Menurut Wasid, penerbangan dari luar negeri masih ada dan penumpang yang masuk ke Indonesia hanya orang-orang tertentu sesuai dengan Surat Edaran (SE) Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 8 Tahun 2021 Tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Internasional Pada Masa Pandemi Covid-19.

“Untuk penerbangan luar negeri seperti biasa masih boleh dengan persyaratan sesuai dengan SE-08 hanya orang-orang tertentu yang boleh masuk ke wilayah Indonesia,” ujarnya.

Lebih lanjut Wasid menjelaskan, saat ini penerbangan dari negara yang beresiko tinggi penyebaran Covid-19 seperti India sudah tidak ada lagi penerbangan Charter melalui Bandara Soetta.

“India itu kan dilarang dan beberapa wilayah yang memang resiko tinggi memang sekarang kita perhatikan sudah menurun. Kecuali yang kargo, masih ada,” tutur Wasid.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi dalam keterangan pers melalui kanal Youtube Sekretariat Presiden yang berjudul ‘Keterangan Pers Menko Prekonomian, Menteri Kesehatan dan Menteri Perhubungan, 10 Mei 2021’ pada menit ke 14:10 mengaskan bahwa tidak ada lagi penerbangan charter dari luar negeri selama masa peniadaan mudik.

“Berkaitan dengan penggunaan pesawat udara, tadi sudah disetujui bahwa tidak ada lagi penerbangan charter selama masa peniadaan mudik ini. Sehingga kalau ada tenaga-tenaga kerja disarankan menunda perjalanan, tapi tetap ke Indonesia tetapi menunda,” kata Menhub. (Rmt)