Home Bandara Garuda Terbangkan Bantuan Pemerintah Indonesia untuk Rakyat Afganistan

Garuda Terbangkan Bantuan Pemerintah Indonesia untuk Rakyat Afganistan

0

Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia pada menerbangkan 2 armada Airbus A330-300 yang mengangkut bantuan kemanusiaan dari Indonesia ke Kabul, Afghanistan yang merupakan bagian inisiasi Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri RI untuk rakyat Afghanistan.

Kedua armada tersebut berangkat dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang pada Minggu (9/1/2021).

Melalui program ‘Indonesia Humanitarian Aid to the People of Aghanistan’, Garuda Indonesia menerbangkan sedikitnya 65 ton bantuan kemanusian yang dipersiapkan oleh Kementerian Luar Negeri RI yang terdiri dari bantuan kebutuhan pokok dan kebutuhan penunjang lainnya.

Adapun penerbangan tersebut turut dikawal oleh Tim Diplomat Kementerian Luar Negeri RI, Tim Medis, maupun Tim Pengamanan guna memastikan kelancaran proses pendistribusian bantuan kemanusiaan tersebut.

Humanitarian Flight tersebut diberangkatkan dari Jakarta menggunakan penerbangan GA 7900 yang berangkat pada dini hari tadi dan telah tiba di Kabul, Aghanistan pada pukul 12.34 WIB. Sedangkan, penerbangan GA 7720 tiba di Kabul pada pukul 13.04 WIB.

”Menjadi sebuah kebanggaan dan makna tersendiri bagi kami sebagai national flag carrier dapat berperan aktif  dalam menghubungkan pesan solidaritas kemanusiaan antarnegara melalui pendistribusian bantuan ini yang sarat dengan makna filosofis atas wujud kepedulian masyarakat dunia dalam sebuah misi kemanusiaan,” kata Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra.

“Dukungan ini juga turut sejalan dengan komitmen kami untuk terus menjalankan amanah dari Negara dalam mengemban tugas sebagai representasi Bangsa dengan berperan aktif di garda terdepan dalam misi diplomasi kemanusiaan, salah satunya melalui pendistribusian bantuan ke Afghanistan yang saat ini tengah membutuhkan dukungan dari masyarakat internasional,” jelasnya.

Adapun prosedur pengiriman bantuan kemanusiaan ini telah melalui koordinasi intensif bersama pemangku kepentingan terkait dengan memperhatikan aspek keselamatan dan keamanan penerbangan serta standar kelayakan pendistribusian kargo udara dalam kaitan perijinan pengiriman logistik antarnegara. (Rmt)