Ditengah kasus korupsi yang melibatkan Sestama BNPB dan para pejabatnya, termasuk adik Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus korupsi dan KPK menyita uang Rp 1,4 miliar. Pesiden Prabowo Subianto melantik Letjen TNI Kristomei Sianturi sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang baru menggantikan Letjen TNI Suharyanto di Istana Negara, Jakarta Pusat, pada Kamis (15/10/26).
Sebelumnya, Letjen Kristomei Sianturi, menjabat Pangdam Radin Inten Lampung-Bengkulu. Presiden juga melatik Satyawan Pudyatmoko sebagai Kepala Badan Pengelolaan Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) dan Mayor Jenderal TNI Sriyanto sebagai Wakil Kepala Badan Pengelolaan Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN).
Pengangkatan Kristomei Sianturi didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 113/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana.
Sedangkan pengangkatan Satyawan Pudyatmoko dan Mayjen Sriyanto didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 43/M Tahun 2026 tentang Pengangkatan Kepala dan Wakil Kepala Badan Pengelolaan Gambut dan Mangrove Nasional. Kedua keputusan presiden tersebut dibacakan oleh Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kementerian Sekretariat Negara, Nanik Purwanti.
Dalam prosesi pelantikan, Presiden Prabowo memimpin pengucapan sumpah jabatan yang diikuti oleh para pejabat yang dilantik. Pengucapan sumpah tersebut menjadi bentuk komitmen untuk menjalankan amanah dan tanggung jawab jabatan sesuai dengan konstitusi serta peraturan perundang-undangan.
“Bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya, demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara,” ujar Presiden Prabowo membacakan sumpah jabatan yang diikuti pejabat yang dilantik.
Setelah pengucapan sumpah, prosesi dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pelantikan oleh para pejabat yang baru dilantik.Rangkaian acara kemudian ditutup dengan pemberian ucapan selamat yang diawali oleh Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming, Panglima TNI, Kapolri, para Kepala Staf Angkatan, Menteri Kabinet Merah Putih dan pimpinan lembaga negara.(MRZ)

