Bambu Anyaman Khas Kabupaten Tangerang Didorong Jadi Industri Kreatif

By
2 Min Read
Foto: Berbagai jenis kopiah anyaman dari bambu yang dipamerkan di kota Solo dan di Ibu Kota Nusantara (IKN) diperlihatkan.

Kabupaten Tangerang yang dikenal sebagai 1001 industri, saat ini telah memiliki beragam faktor pendukung penerapan industri kreatif, seperti kreasi, produk, komunitas, lingkungan dan events kreatif.

Salah satu sektor industri kreatif yang telah lama dikenal berasal dari Kabupaten Tangerang adalah industri kreatif berbasis bambu.

Kepala Dinas Koperasi Dan Usaha Mikro (Diskum) Kabupaten Tangerang, Hj Anna Ratna Maemunah, memaparkan hasil produksi 386 pengrajin bambu di Kabupaten Tangerang ke pameran-pameran di kota besar, seperti Solo dan Ibu kota Nusantara (IKN).

Produksi berbahan bambu sangat beragam dan juga bambu merupakan bahan yang ramah lingkungan serta kerajinan bambu dapat menyerap banyak pekerja serta membantu menurunkan angka pengangguran.

“Saat ini sudah ada 6 kecamatan memiliki populasi tanaman bambu yang cukup banyak, yang nantinya dapat memenuhi kebutuhan produksi para pengrajin di Kabupaten Tangerang,” kata Kepala Diskum Kabupaten Tangerang, Anna Ratna Maemunah.

Anna Ratna menegaskan, Pemerintah Kabupaten Tangerang telah menyiapkan budidaya bambu di Kecamatan Cisoka dengan luas 5.800 meter persegi.

“Berharap dengan upaya Pemerintah Kabupaten Tangerang, budidaya bambu ini dapat menciptakan ekonomi kreatif yang menghasilkan produk unggulan,” tegasnya.

Di kesempatan yang sama, Murdani selaku pelaku usaha pengrajin bambu asal Kecamatan Sukamulya menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah dalam hal ini Diskum yang telah melakukan upaya pembinaan serta te mendorong produknya  pamerkan di luar daerah.

“Alhamdulillah kita sudah dapat pasarkan produk hasil olahan bambu dengan dilibatkan kepameran serta kita juga sudah menjual produk di ecommerce di salah satu Aplikasi Rumah aSikaum yaitu Q-Lang,” pungkasnya. (Rez)

Share This Article