Ruas Fungsional Tol Serang–Panimbang Seksi 2 Ditutup Sementara Usai Layani Mudik

By
2 Min Read

Ruas fungsional Seksi 2 Tol Serang–Panimbang resmi ditutup sementara mulai Kamis (26/3/2026) pukul 17.00 WIB. Penutupan ini dilakukan setelah jalur tersebut beroperasi selama 15 hari untuk melayani arus mudik Lebaran.

Ruas yang menghubungkan Rangkasbitung–Cikulur–Cileles itu ditutup guna melanjutkan penyelesaian konstruksi sekaligus peningkatan standar layanan.

Selama dibuka secara fungsional sejak 12 Maret 2026, lebih dari 150 ribu kendaraan tercatat melintasi jalur tersebut. Tingginya volume kendaraan menunjukkan kebutuhan masyarakat terhadap akses tol ini cukup besar.

Direktur Utama PT Wijaya Karya Serang–Panimbang, Iwan Juliansyah, mengatakan penutupan sementara merupakan bagian dari tahapan teknis proyek.

“Penutupan sementara harus kami lakukan guna menyelesaikan pekerjaan konstruksi dan memastikan standar layanan yang lebih optimal. Kami berkomitmen menghadirkan kembali ruas ini dengan kualitas yang lebih baik, aman, dan nyaman,” kata Iwan kepada wartawan, Kamis (26/3/2026).

Ia menyebut, antusiasme masyarakat selama masa operasional fungsional menjadi bukti Tol Serang–Panimbang sangat dibutuhkan, khususnya untuk mendukung mobilitas warga di wilayah Banten Selatan.

Keberadaan ruas tol ini juga dinilai membantu kelancaran arus mudik. Selain mengurai kepadatan kendaraan, jalur tersebut mampu memangkas waktu tempuh dari arah Jabodetabek menuju Banten Selatan.
Tak hanya itu, akses tol fungsional ini turut mempermudah masyarakat dan wisatawan menuju sejumlah destinasi, seperti Baduy, Sawarna, hingga Tanjung Lesung. Jalur tol menjadi pilihan karena dinilai lebih efisien dibandingkan jalur arteri.

Iwan menambahkan, pihaknya mengapresiasi kepercayaan masyarakat yang telah memanfaatkan ruas tol tersebut selama dibuka.
Berdasarkan target, ruas Seksi 2 Tol Serang–Panimbang direncanakan mulai beroperasi penuh pada semester II 2026.

Saat beroperasi penuh, ruas tol ini diharapkan mampu memberikan layanan lebih maksimal, baik dari sisi kecepatan perjalanan maupun aspek keselamatan pengguna jalan.
Sebagai informasi, Jalan Tol Serang–Panimbang merupakan salah satu proyek infrastruktur strategis yang akan terhubung dengan jaringan Tol Trans Jawa. Kehadiran tol ini diharapkan dapat mendorong konektivitas sekaligus pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di wilayah Banten Tengah dan Selatan. (Den)

Share This Article