Tinjau Titik Rawan Banjir, Wali Kota Tangerang Tekankan Pengelolaan Sampah

By
2 Min Read

Pasca libur Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kota Tangerang bergerak cepat mengantisipasi potensi banjir. Wali Kota Tangerang, Sachrudin, turun langsung meninjau sejumlah titik rawan di sepanjang aliran Kali Angke dan Kali Pesanggrahan, Kamis (26/3/2026).

Peninjauan dilakukan bersama jajaran Dinas Pekerjaan Umum, aparatur wilayah, dan Satpol PP, mulai dari kawasan Taman Cipulir Estate hingga Duren Village, Ciledug. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kondisi lapangan sekaligus merumuskan penanganan banjir yang lebih efektif.

Dalam kesempatan tersebut, Sachrudin menegaskan bahwa persoalan banjir erat kaitannya dengan pengelolaan sampah. Ia mengajak masyarakat mulai memilah sampah dari rumah sebagai upaya mengurangi beban tempat pembuangan akhir sekaligus mendukung pengendalian banjir.

“Penanganan sampah dan banjir harus dilakukan dari hulu hingga hilir. Peran masyarakat sangat penting dalam menjaga lingkungan,” ujarnya.

Selain itu, Pemkot juga mengecek berbagai infrastruktur pengendalian banjir seperti pompa air, drainase, tanggul, hingga turap. Dari hasil peninjauan, ditemukan beberapa laporan yang tidak sesuai kondisi di lapangan, seperti dugaan tanggul jebol yang ternyata hanya limpasan air.

Pemkot Tangerang pun akan melakukan langkah lanjutan berupa peninggian tanggul dan normalisasi sungai untuk mengurangi risiko banjir.

Tak hanya fokus pada infrastruktur, Satpol PP juga diminta menertibkan bangunan liar di sekitar saluran air, khususnya di kawasan Taman Royal, Cipondoh, agar tidak menghambat aliran air.

Sachrudin menegaskan, penanganan banjir membutuhkan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat. Ia juga membuka ruang bagi warga untuk menyampaikan laporan maupun masukan terkait kondisi lingkungan.

“Dengan kerja sama dan kepedulian bersama, persoalan banjir bisa kita tangani secara bertahap,” pungkasnya.

TAGGED:
Share This Article