Penerapan Autogate dan Intelijen Canggih Imigrasi Bandara Soetta Pikat Perhatian Otoritas Malaysia

By
3 Min Read
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta, Galih P. Kartika Perdhana, mendampingi Ketua Pengarah Imigresen Malaysia (Direktur Jenderal Imigrasi Malaysia), YBhg. Dato' Zakaria bin Shaaban saat meninjau Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), pada Senin (12/10/2026).

Langkah Indonesia merombak sistem perlintasan internasional di gerbang udara utama menuai apresiasi dari negara tetangga.

Ketua Pengarah Imigresen Malaysia (Direktur Jenderal Imigrasi Malaysia), YBhg. Dato’ Zakaria bin Shaaban, memuji lonjakan teknologi pengawasan dan pelayanan keimigrasian saat meninjau Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), pada Senin (12/10/2026).

Kunjungan delegasi Jabatan Imigresen Malaysia ini membuka rangkaian agenda Pertemuan Bilateral ke-3 antara Direktorat Jenderal Imigrasi Indonesia dan Jabatan Imigresen Malaysia yang berlangsung pada 12 hingga 15 Oktober 2026 di Bandung, Jawa Barat.

Selama berada di Bandara Soekarno-Hatta, delegasi Malaysia menjajal dan mengamati secara langsung deretan inovasi keimigrasian.

Mereka memantau pengoperasian platform ALL Indonesia, fasilitas autogate, unit analisis penumpang (Passenger Analysis Unit/PAU), hingga kelengkapan laboratorium forensik yang menjaga ketat lalu lintas manusia antarnegara.

Direktur Jenderal Imigrasi Malaysia, Dato’ Zakaria bin Shaaban, mengungkapkan rasa kagumnya terhadap lompatan efisiensi pemeriksaan penumpang berbasis otomatisasi di Indonesia.

“Saya menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada Kepala Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta atas sambutan dan kesempatan untuk meninjau langsung fasilitas keimigrasian di Bandara Soekrno-Hatta,” kata Dato’ Zakaria.

“Saya melihat perubahan yang sangat besar dalam pengelolaan pemeriksaan keimigrasian di Indonesia, khususnya melalui penerapan teknologi otomatisasi yang mampu meningkatkan efisiensi pelayanan serta sistem intelijen yang canggih untuk memperkuat pengawasan perlintasan internasional”, ungkapnya.

Selaku tuan rumah, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta memberikan pengawalan serta fasilitasi penuh bagi delegasi Malaysia sejak tiba hingga kepulangan.

Langkah koordinasi erat ini menjaga kelancaran seluruh prosesi kunjungan resmi kenegaraan.

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soetta

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta, Galih P. Kartika Perdhana, menilai antusiasme delegasi Malaysia menjadi pendorong semangat bagi Imigrasi Indonesia untuk terus mempertahankan standar pelayanan kelas dunia.

“Kami merasa terhormat dapat menyambut Direktur Jenderal Imigrasi Malaysia beserta delegasi di Bandara Soekarno-Hatta,” ujar Galih.

Sebagai salah satu gerbang utama Indonesia, lanjut Galih, pihaknya berkomitmen memberikan pelayanan keimigrasian yang profesional, cepat, dan tetap mengedepankan aspek keamanan.

“Kunjungan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dan pertukaran pengalaman dalam menghadapi tantangan keimigrasian yang semakin dinamis,” tutur Galih.

Pertemuan Bilateral ke-3 antara Direktorat Jenderal Imigrasi Indonesia dan Jabatan Imigresen Malaysia merupakan forum kerja sama antarkedua otoritas keimigrasian yang bertujuan mempererat koordinasi dan hubungan bilateral di bidang keimigrasian. (Rmt)

Share This Article