Pengembangan olahraga padel di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) semakin menunjukkan perkembangan positif. Persatuan Besar Padel Indonesia (PBPI) Kota Tangsel menggelar *Court Clash Exhibition Tournament* di Smash Padel BSD, Serpong, Minggu (8/11/2026). Ajang ini menjadi langkah awal memperkuat komunitas sekaligus membangun pembinaan atlet padel yang berorientasi pada prestasi.
Kegiatan tersebut dihadiri Gubernur Banten Andra Soni, Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie, serta Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan. Sejumlah pertandingan turut memeriahkan acara, mulai dari Exhibition Tokoh Masyarakat, Pool Match Men’s Padel Owner, hingga Pool Match Fix Men’s Celebrity.
Gubernur Banten Andra Soni menyambut positif penyelenggaraan turnamen tersebut. Ia juga memberikan ucapan selamat kepada Ahmad Najib yang dipercaya menjadi Ketua PBPI Kota Tangsel.
Menurut Andra, perkembangan olahraga padel di Tangerang Selatan terbilang pesat. Bahkan, jumlah fasilitas olahraga tersebut diperkirakan telah melampaui 90 lapangan yang tersebar di berbagai kawasan.
“Pertama saya mengucapkan selamat kepada Najib yang telah terpilih PBPI Tangsel. Saya juga apresiasi kegiatan ini. Padel ini sempat menjadi olahraga yang populer, namun kemudian mengalami penurunan. Kita ketahui bersama bahwa Tangsel mungkin di Banten kotanya padel. Diperkirakan ada lebih dari 90 yang ada di Tangsel,” ujar Andra.
Ia menilai turnamen semacam ini tidak hanya menjadi ajang pertandingan, tetapi juga membuka ruang kolaborasi bagi para pelaku industri padel. Pertemuan antara pemilik lapangan dan pengusaha dinilai dapat memperluas jaringan, berbagi pengalaman, serta memperkuat ekosistem olahraga padel di Tangsel.
Selain aspek industri, Andra menyoroti pentingnya olahraga untuk meningkatkan kebugaran masyarakat. Ia merujuk pada data Kementerian Kesehatan melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG) tahun 2025 yang menunjukkan masih tingginya tingkat kurangnya aktivitas fisik di kalangan masyarakat dewasa.
“Data yang diberikan Kementerian Kesehatan di tahun 2025 melalui program Cek Kesehatan Gratis, selain banyak mendeteksi masyarakat yang mengidap hipertensi dan gula darah tinggi, terdeteksi juga bahwa 90 persen orang dewasa yang mengikuti cek kesehatan ternyata kurang melakukan gerakan fisik. Dari anak muda kita juga kurang berkegiatan fisik,” ungkapnya.
Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk lebih aktif menjalani kegiatan fisik melalui berbagai pilihan olahraga. Menurutnya, menjaga kesehatan tidak harus selalu dilakukan dengan aktivitas yang berat, tetapi bisa dimulai dari olahraga yang menyenangkan dan melibatkan gerakan tubuh, termasuk bermain padel.
Andra berharap PBPI Kota Tangsel mampu memperkuat organisasi dan memperbanyak agenda kompetisi secara berkelanjutan. Turnamen diharapkan dapat menjangkau berbagai kelompok usia, kategori putra maupun putri, sehingga semakin banyak atlet potensial mendapatkan kesempatan untuk berkembang.
“Saya berharap PBPI Tangsel ini bisa semakin kompak, banyak melaksanakan kegiatan pertandingan, baik kelompok umur, laki-laki, dewasa, perempuan. Kemudian saya berharap kekompakan mereka melahirkan atlet-atlet berbakat dan berprestasi di Banten, khususnya Tangsel,” harapnya.
Lebih jauh, Andra melihat pertumbuhan industri padel juga berpeluang memberikan dampak ekonomi bagi daerah. Aktivitas olahraga ini turut menggerakkan sektor pendukung, seperti penyewaan lapangan, usaha makanan dan minuman, hingga layanan parkir yang berpotensi berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Seharusnya ya, karena di sini ada food, parkir, sewa, dan pastinya ini olahraga yang ekosistemnya terjaga dengan baik. Saya yakin salah satunya adalah pembinaan kelompok usia. Pasti berpengaruh ke PAD,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua PBPI Kota Tangsel Ahmad Najib mengungkapkan rasa syukur atas dukungan dan antusiasme berbagai pihak dalam penyelenggaraan Court Clash Exhibition Tournament. Ia menyebut kegiatan tersebut menjadi agenda ekshibisi sekaligus kompetisi perdana setelah kepengurusan PBPI Kota Tangsel resmi terbentuk.
“Alhamdulillah, jadi ini di luar ekspektasi kita. Pertama kali pasca PBPI Tangsel terbentuk kita melakukan ekshibisi dan juga turnamen influencer. Alhamdulillah Pak Gubernur, Wali Kota, dan tokoh-tokoh pejabat publik dapat hadir bersama,” ungkap Najib.
Melalui turnamen ini, PBPI Kota Tangsel diharapkan semakin aktif memperluas popularitas olahraga padel sekaligus membangun sistem pembinaan yang lebih terarah. Dengan dukungan komunitas, pemerintah, dan pelaku industri, padel diharapkan tidak hanya berkembang sebagai olahraga rekreasi, tetapi juga menjadi wadah lahirnya atlet-atlet potensial yang mampu mengharumkan nama Tangerang Selatan di tingkat provinsi hingga nasional

