Home Opini Membangun Community Development Mahasiswa yang Berkarakter dan Berbudaya Nusantara

Membangun Community Development Mahasiswa yang Berkarakter dan Berbudaya Nusantara

1

Oleh : Hazmi Risyadani, Forum Komunikasi Mahasiswa Betawi SILMADA (Silaturahmi Mahasiswa Daerah)

UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dengan segala elemen yang ada dan dengan permasalahan yang ada akan tetapi masih ada yang ingin memikirkan kebudayaan, bukti ini diperkuat dengan diadakannya suatu perkumpulan mahasiswa antara berbagai lintas budaya dengan mengumpulkan pada agenda yang dipelopori oleh Forum Komunikasi Mahasiswa Betawi yang biasa di sapa FKMB, yang masih ingin memikirkan persoalan budaya di negeri ini, sebagai mahasiswa memang sudah sepatutnya memikirkan hal ini, karena bangsa yang berperadaban adalah bangsa yang bias menjaga dan melestarikan budaya negeri itu sendiri, disinilah peran mahasiswa untuk bangkit dan melestarikan budaya yang ada di nusantara,

Pada acara SILMADA “Silahturahmi Mahasiswa Daerah” ini yang mengangkat tema “Membangun Community Devlopmen Mahasiswa yang Berkarakter dan Berbudaya Nusantara”, yang bertempat di Housen Culiner salah satu rumah makan dikawasan ciputat Tangerang Selatan, kurang lebih 50 mahasiswa dari berbagai daerah hadir seperti PERMASI, PERMAI-AYU, FORMALA, dll.

Dalam malam itu telah hadir pula calon ketua dan wakil ketua dewan mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, yang memang seorang kader pada salah satu organisasi primordial yang ada di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yaitu FKMB, calon ketua DEMA UIN menyampaikan aspirasinya terhadap agenda yang diadakan pada malam itu dan juga menyampaikan keresahannya terhadap mahasiswa sekarang yang tidak memikirkan serta melestarikan budaya negeri ini, dan semakin banyak mahasiswa yang acuh terhadap budayanya itu sendiri, kata Ahmad Al Darda & Ova (calon ketua DEMA UIN) dengan sapaan yang khas.

Memang secara jelas terlihat pada masa sekarang dengan adanya budaya barat dan berkembang di negeri ini banyak teman-teman mahasiswa yang tergerus dan cenderung mengikuti budaya tersebut padahal mereka tidak mengetahui budaya itu sendiri dan dari mana asalnya budaya itu sendiri,

Mahasiswa adalah peran penting dalam menjaga dan pelestarian budaya di negeri ini, dibuktikan masih banyak organisasi kedaerahan yang mengangkat nilai budayanya masing-masing serta melestarikan guna memperkenalkan budayanya secara global dan bias diterima oleh siapa saja, Helmi Suhaimi salah satu yang menjaga dan melestarikan kebudayaan yang melekat pada dirinya yaitu budaya betawi dan dia juga memberikan pendapatnya pada acara ini, bahwa sanya sebagai mahasiswa yang memang mempunyai peran penting dalam pelestarian budaya di negeri ini serta perlu adanya agenda rutin guna menjaga tali silahturahmi antar mahasiswa dari berbagai daerah dengan mengadakan acara yang memang menunjang serta dapat mengenalkan budaya nusantara itu sendiri, kata Helmi selaku ketua umum PW FKMB TangSel.

Sampai saat ini memang belum diadakannya agenda rutin dengan mengumpulkan para mahasiswa berbagai aliansi dari berbagai daerah dan juga mengadakan agenda yang menyangkut pelestarian budaya nusantara, dengan mengadakan pagelaran budaya nusantara.

Dengan melihat semangat para mahasiswa pada malam itu membuktikan bahwasannya bangsa yang berperadaban adalah bangsa yang lahir dari budaya, dan menjaga serta melestarikan budaya nusantara guna menciptakan generasi muda yang berkarakter dan berbudaya. (*)

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here