Home Berita Pabrik Jamu Ilegal di Pasarkemis yang Digerebek Polda Berkedok Industri Karton

Pabrik Jamu Ilegal di Pasarkemis yang Digerebek Polda Berkedok Industri Karton

0

Polda Banten dan BPOM RI melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) PT. Bilca Markin Jaya Makmur di Jalan Raya Pasarkemis, Kawasan KM. 6, Desa Cilongok, Kecamatan Pasarkemis, Kabupaten Tangerang, Rabu (10/8/2016).

PT. Bilca Markin Jaya Makmur adalah pabrik obat tradisional (jamu) ilegal yang berkedok pabrik karton. Pada sehari sebelumnya, pabrik tersebut digerebek Polda dan BPOM lantaran memproduksi jamu tanpa ijin resmi BPOM. Setelah olah TKP, sebanyak 20 item atau 533.656 pieces produk obat tradisional ilegal dengan berbagai merek ditemukan di gudang paling belakang dari paabrik karton ini.

Kapolda Banten, Brigjen Pol Ahmad Dofiri mengungkapkan, ini kasus lama yang serupa pada pabrik Indorica yang beralamat di Jalan Raya Serang KM. 26 Balaraja yang terungkap pada September 2015.

“Sebagai tindak lanjut terhadap kasus ini, kami akan menyita atas seluruh barang bukti, karena telah melanggar UU No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan Pasal 106, 196 junto Pasal 197 dengan ancaman pidana penjara 15 tahun dan denda maksimal 1,5 Miliar Rupiah,” ungkapnya.

Dia juga menegaskan, apabila ada keterlibatan oknum penegak hukum, pihaknya akan memberikan sangsi yang tegas dan secepatnya akan diusut dan saat ini data kepemilikan pabrik dan tenaga kerjanya sudah terdata semua.

Sementara, Ketua BPOM RI Penny Kusumastuti Lukito Kashuri mengatakan, pihaknya telah melakukan pengecekan dan hasil yang ditemukan positif, semua obat tradisional yang di produksi di pabrik tersebut mengandung bahan kimia obat (BKO) parasetamol yang kadarnya berlebihan di dalam setiap kemasannya dan berbahaya bila dikosumsi.

“Kami juga akan lansung turun lapangan, lanjutnya, untuk memeriksa warung-warung jamu yang terdekat di area sini untuk mencari sudah sajauh mana saja produk ini tersebar luas di masyarakat,” tuturnya.

Dia juga mengatakan, obat tradisional ini terbilang berbahaya, pasalnya masyarakat yang awalnya ingin sehat karena obat tersebut, malah dapat menimbulkan penyakit karena bahan-bahan obat tersebut banyak mengandung bahan kimia yang berbahaya. (Yan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here