Home Berita KNPI Kawal Raperda Kepemudaan Kota Tangerang: Harus Cantumkan Pemberdayaan Ekonomi!

KNPI Kawal Raperda Kepemudaan Kota Tangerang: Harus Cantumkan Pemberdayaan Ekonomi!

0

Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kota Tangerang menyoroti Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang kepemudaan yang akan dibahas Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang.

Ketua DPD KNPI Kota Tangerang, Rusdi Alam mengingatkan kepada pihak terkait dalam pembahasan Raperda tersebut bahwa dirinya siap mengawal Raperda Kepemudaan Kota Tangerang yang akan dibahas oleh dewan Kota Tangerang. Pria asli Kota Tangerang ini berharap, Raperda tersebut jangan asal menjiplak dari Perda lain.

“Saya akan kawal Raperda itu. Karena Raperda kepemudaan harus tercantum pemberdayaan ekonomi pemuda beserta antisipasi tawuran dan bahaya narkoba. Karena UU Pemuda yang sekarang mencantumkan umur 16 tahun sampai 30 tahun, jadi pelajar Sekolah Menengah Atas/Kejuruan SMA/K kelas 12 sudah menjadi bagian pemuda,” jelas Rusdi pria asli Kota Tangerang kepada tangerangonline.id.

Rusdi menambahkan, Raperda tersebut harus mempunyai arah pengembangan kepemudaan dalam perekonomian. Pasalnya, ke depan Indonesia akan menghadapi sistem ekonomi yang kompetitif.

“Sebentar lagi kita akan menghadapi ekonomi bebas Asean, selanjutnya persaingan itu bukan hanya di situ saja, tapi seluruh Asia bahkan dunia persaingan ekonomi akan terjadi, itu tidak bakal kita elakan. Artinya semua perangkat hingga SDM harus sudah kita siapkan. Termasuk pemuda di Kota Tangerang harus dituangkan dalam aturan,” tegas Rusdi.

Lanjut Rusdi lebih dalam, terkait persoalan pemuda Kota Tangerang yang saat ini seringnya terjadi tawuran antar pelajar, membuat rapot merah kepada seluruh pemuda di Kota Tangerang. Lalu kata Rusdi, yang lebih parah lagi narkoba di Kota Tangerang saat ini sangat merajalela di kota bermotokan Akhlakul Kharimah.

“Harus ada regenarasi dan kita harus mampu menyiapkan dari sekarang. Kian hari berbeda beda tantangannya. Kalau Cuma ngutip Undang-Undang saja buat apa. Jangan buang anggaran, mending anggaran itu dialihkan kepembangunan ajah,” tukas Rusdi.

Walaupun telat dalam pembuatan Perda tentang kepemudaan, dirinya tetap memberikan apresiasi dan support terhadap dewan Kota Tangerang yang sudah menyempatkan untuk berpikir tentang pemuda Kota Tangerang.

“Makanya dalam Perda itu harus juga dicantumkan pemberdayaan ekonomi atau dijalankannya kewirausahaan bagi pemuda. Ini kan kalau berjalan akan memberikan peluang kerja bagi yang lainnya. Meskipun agak telat tapi kita cukup apresiasi apa yang dilakukan oleh pemerintah daerah. Kalau menurut saya sih dalam perda itu yang terpenting harus ada yang berbeda disesuaikan dengan muatan kearifan lokal,” tutup Rusdi. (Yip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here