Home Berita Bupati Tangerang Putuskan Kenaikan UMK 2017 Sebesar 11 Persen

Bupati Tangerang Putuskan Kenaikan UMK 2017 Sebesar 11 Persen

0

Upah Minimum Karyawan (UMK) 2017 Kabupaten Tangerang yang beberapa pekan ini dipersoalkan buruh dengan menuntut Bupati Tangerang untuk dapat menganulir UMK agar sesuai yang diinginkan buruh, akhirnya tetap diputuskan UMK 2017 naik sebesar 11 persen. Keputusan ini sesuai dengan aturan PP Nomor 78 Tahun 2015 dan melihat kebijakan geografis pertumbuhan kebutuhan layak hidup.

“Dalam pertemuan tadi, kita mempertimbangkan banyak hal dalam menetapkan UMK 2017, salah satunya adalah peningkatan kehidupan di DKI juga, karena kebutuhan hidup layak (KHL) di kita tak jauh beda dengan DKI,” terang Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar.

Zaki melanjutkan, pemkab juga melihat kondisi terakhir APINDO (Asosiasi Pengusaha Indonesia) yang saat ini juga mempunyai banyak kesulitan. Jadi tidak mungkin APINDO bisa memgabulkan tuntutan buruh sebasar 24 persen.

“Sebetulnya ada PP 78 Tahun 2015, tapi kita mencoba berusaha mengakomodir semua pihak, dan hasil yang ditetapkan sebesar 11 persen atau Rp 3.355.750,” papar Zaki.

Sementara itu, salah satu perwakilan Aliansi Buruh Banten, Koswara membantah pernyataan Bupati, respon dari Bupati membuat pihak Aliansi Buruh Banten kecewa, karena keputusan dari sikap Bupati dalam menetukan UMK 2017 hampir setara dengan DKI Jakarta.

“Saya menganggap Bupati salah jika mengikuti DKI. Memang keputusuan Bupati sendiri sudah keluar dari PP 78 Tahun 2015, tapi bukan angka tersebut yang kami inginkan,” tegasnya.

Diketahui, sebelumnya Aliansi Buruh Banten menuntut UMK 2017 sebesar 16 persen. Tuntutan dari itu disebutkan sudah sesuai angka real dari hasil survei pasar. (Yan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here