Home Berita WN Finlandia Terjaring Operasi Yustisi di Serpong

WN Finlandia Terjaring Operasi Yustisi di Serpong

0

Sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) No. 9 tahun 2011, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) menggelar Operasi Yustisi selama tahun 2016. Operasi Yustisi kedelapan ini dilaksanakan di Depan BSD Square, Kecamatan Serpong, Selasa (22/11). Salah satu WNA asal Finlandia pun terjaring dalam operasi tersebut.

Kabid Kependudukan Disdukcapil Tangsel, Heru Sudarmanto mengatakan telah melaksanakan Operasi Yustisi di 7 Kecamatan yang ada di Kota Tangsel Menurutnya, untuk di akhir tahun ini dilaksanakan tambahan di dua tempat yakni Serpong dan Serpong Utara.

“Ada satu WNA asal Finlandia yang diketahui tidak memiliki Surat Keterangan Tempat Tinggal (SKTT). Kemudian, menurut data yang terjaring operasi siang adalah 1197 pengendara. 85 WNI dan 1 WNA yang terkena tipiring dan melalukan sidang ditempat,” jelas Heru.

Heru juga mengatakan, diadakannya operasi yustisi bertujuan agar masyarakat tertib administrasi kependudukan. Oleh karenanya, kewajiban setiap Warga Negara Indonesia (WNI) dan Warga Negara Asing (WNA) harus membawa kartu identitas saat berpergian atau keluar rumah.

“Meskipun cuma belanja kedepan rumah ataupun tidak jauh, harus tetap bawa KTP. Kalau tidak bawa akan dikenakan denda bagi WNI maksimal Rp 50.000 dan WNA maksimal Rp 100.000,” imbuhnya.

Dirinya juga menuturkan, teknis pelaksanaan Operasi Yustisi adalah melakukan pemeriksaan KTP aktif atau masih berlaku bagi masyarakat Tangsel secara tidak berbatas.

“Yang diperiksa itu pengendara motor, penumpang angkot, sampai orang jalan pun akan kami periksa,” ujarnya.

Selain itu, nilai edukasi yang akan diberikan kepada masyarakat adalah dengan memberikan pemahaman yang mudah dimengerti. Misalnya terjadi peristiwa alam seperti kecelakaan, bawa KTP bisa membantu aparat mengetahui identitas korban. (Abi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here