Home Berita Kurir Narkoba Ini Ditangkap Polisi Bandara Soetta di Pesawat

Kurir Narkoba Ini Ditangkap Polisi Bandara Soetta di Pesawat

0

Penyelundupan narkotika melalui bandara kembali terungkap. Sebanyak 4 orang penumpang pesawat diamankan petugas lantaran kedapatan membawa 2,394 kilogram narkotika jenis Sabu. Ialah MI (31), ZI (29), AM (26), dan IH (32)

Mereka merupakan penumpang pesawat Lion Air JT-373 rute Batam – Tangerang. Pria berinisial MI, ZI, IH ditangkap Polisi sebelum turun dari pesawat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Minggu (7/1).

Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta Hengky Aritonang menjelaskan ikhwal pengungkapan penyelundupan barang haram tersebut.

“Berawal dari penangkapan seorang kurir berinisial M di Bandara Hang Nadim, Batam oleh Aviation Security (Avsec) dan diteruskan kepada petugas Bea Cukai Batam. Kemudian didapatkan informasi bahwa pada hari yang sama akan ada penyeludupan sabu yang dibawa oleh ketika pelaku,” kata Hengky di Terminal Kargo Bandara Soetta, Tangerang, Kamis (18/1/2018).

Kemudian dari petugas Bea Cukai meneruskan informasi tersebut kepada pihak Kepolisian.

Pada kesempatan yang sama, Kasat Res Narkoba Polresta Bandara Soetta Kompol Martua Raja Taripar Laut Silitonga menjelaskan, informasi tersebut langsung diteruskan ke Polres Bandara Soetta.

“Dari informasi tersebut, kami langsung menangkap ketiga pelaku di dalam pesawat yang baru saja mendarat di Bandara Soekarno-Hatta,” ungkapnya.

Setelah dilakukan pemeriksaan secara mendalam, petugas mendapati sebanyak 18 paket sabu yang disembunyikan didalam sepatu pelaku. Masing-masing pelaku membawa 6 paket sabu.

Dari hasil pemeriksaan terhadap ketiga pelaku, polisi memperoleh informasi bahwa terdapat rekan mereka yang masih berada di Batam, Kepulauan Riau. Tidak mau kehilangan targetnya, anggota Sat Res Narkoba Polresta Bandara Soetta langsung berangkat menuju Batam.

“Di Bandara Hang Nadim, Batam kami kembali mengamankan seorang tersangka berinisial AM dan ditahan di Polres Bandara Soekarno-Hatta ,” kata Martua.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dapat dijerat pasal 114 ayat 2 juncto pasal 132 ayat 2 UU nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman mati, atau penjara seumur hidup, dan penjara paling lama 20 tahun. (Rmt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here