Beranda Berita Polsek Jatiuwung Sergap Komplotan Perampok Dalam Angkot Kalideres-Kutabumi 

Polsek Jatiuwung Sergap Komplotan Perampok Dalam Angkot Kalideres-Kutabumi 

0

Polsek Jatiuwung, Polres Metro Tangerang Kota mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan atau perampokan di dalam mobil Angkutan Umum (Angkot) jurusan Kalideres-Kutabumi, Senin (29/01/2018).

Diketahui, kejadiaan berawal pada saat korban yang berinisial AZ, pada hari Jumat (19/01/2018) yang menaiki angkutan umum (Angkot) G 03 bernomor polisi B 1671 IT dari arah Kalideres menuju Kutabumi arah pulang ke rumahnya. Di dalam mobil angkot terdapat tiga orang yang ternyata kompoltan perampok.

Kapolsek Jatiuwung, Kompol Eliantoro Jalmaf menjelaskan, korban yang dibuang di Jalan Raya Perum, tepatnya di Taman Elang, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang berhasil selamat walaupun dengan luka tusuk di bagian leher, dan korban masih sempat keluar dari semak semak dan ditemukan oleh masyarakat sekitar. Korban dibawa oleh satpam perumahan Taman Elang ke RS Sari Asih Sangiang guna pengobatan lebih lanjut.

“Setelah mendapatkan laporan dari masyarakat, terkait adanya kejadian tersebut. Saya beserta kanit reskrim AKP Zazali langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna penyelidikan lebih lanjut. Dan hari itu juga pukul 02.00 WIB, kami mendapatkan informasi bahwa kendaraan tersebut berada di Jalan. M Toha, dekat mesjid Nagrak, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang. Yang ditinggal dipinggir jalan, setelah dilakukan pengecekan didalam mobil tersebut banyak ceceran darah. Dan diduga mobil yang digunakan pelaku,” ucap Eliantoro ketika dikonfirmasi via WhatsApp.

Lanjut Eliantoro menjelaskan, setelah itu sekitar jam 04.30 wib, mobil diderek dan diamankan ke mako Polsek Jatiuwung. Sekitar jam 05.30 WIB, karena korban dalam keadaan kritis, pihaknya mengantarkan korban dari RS Sari Asih Sangiang, dipindahkan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Tangerang guna penangan lebih lanjut.

“Pada hari sabtu (20/01/2018) team Buser kami melakukan pengembangan dan ditemukan pengemudi mobil tersebut bernama Zunaidin alias Belang (26) alamat Kampung Tugu Rt 01 Rw 13, Kelurahan Bugel, Kecamatan Karawaci, kota Tangerang. Dan dari keterangan yang diberikan, kami mendapatkan informasi bahwa mobil tersebut sedang diserepkan dan belum pulang hingga yang mempunyai kendaraan tahu. Bahwa mobilnya sedang di tahan di mako polsek jatiuwung guna penyelidikan lebih lanjut,” terangnya.

Lebih lanjut Eliantoro menjelaskan, setelah mendapat informasi dan sudah mengantongi identitas pelaku utama yang ber inisial Y (27) yang tinggal di Kampung Lebak Wangi, Kelurahan Lebak Wangi, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang. Team busernya sekitar jam 00.30 wib, dilakukan pencarian ke arah rumahnya yang berada di sepatan, hingga Kali Deres dan Serang Banten. Teamnya tidak mendapatkan pelaku utama tersebut.

“Pada hari jumat (26/01/2018) sekitar jam 23.10 wib, team Buser dapat menangkap pelaku berinisial Y, di Gang. Satila, Kelurahan Cadas, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang. Ditangkap saat bersembunyi dikontrakan temannya. Dan dirinya mengakui, bahwa pada hari Jum’at (19/01/2018) sekitar jam 00.05 wib, telah membuang korban yg tidak dikenal dan dalam keadaan terluka disemak semak Taman Elang,” tambahnya.

Eliantoro menambahkan, tersangka berinisial Y mengakui bahwa telah melakukan perbuatan pencurian dengan kekerasan secara bersama-sama dengan temannya yaitu yang berinisial A, peran mengambil barang korban. Dan berinisial R yang perannya mengemudikan mobil dan kedua tersangka lainnya masih dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

“Pada hari Sabtu (27/01/2018) sekitar jam 00.30 WIB, telah dilakukan tindakan tegas terukur terhadap tersangka berinisial Y di kaki sebelah kanan. Karena melakukan perlawanan saat dibawa menunjukkan kontrakan komplotannya yang berinisial A dan R. Dan barang bukti yang kami tahan 1 unit mobil angkot No.Pol B 1672 IT, 1 bilah senjata tajam berupa golok, 1 tas warna hitam, 1 buku pastport korban, 2 helai baju yang berlumuran darah,” tandasnya.

Atas perbuatanya, pelaku terjerat pasal 365 KUHP dengan perkara pencurian dengan kekerasan dengan hukuman maksimal 12 tahun penjara. (Amd)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini