Home Berita UPH Sumbang 1000 Kantong Darah

UPH Sumbang 1000 Kantong Darah

0

Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Pelita Harapan (BEM UPH) kembali mengadakan Blood Donation (donor darah) pada 26-28 Maret 2018 di Kampus UPH Lippo Village, Gedung D lantai 5 di ruang 502 dan 503, Kelapa Dua, Tangerang.

Dengan tema ‘There’s Hero Inside You’, BEM UPH yang rutin mengadakan Blood Donation ini telah menyumbangkan kurang lebih 1.000 kantong darah dalam setahun.

Sylvi, mahasiswa Manajemen Usaha Wisata 2016 yang juga menjadi ketua acara Blood Donation kali ini, menyebutkan, alasan lain dari BEM tetap mengadakan acara donor darah ini dikarenakan mengetahui bahwa Indonesia masih defisit sekitar 1 juta kantong darah. Hal ini berdasarkan standar organisasi kesehatan dunia (WHO).

Paling tidak, menurut Sylvia, gerakan sadar akan kebutuhan darah ini dapat dimulai dari diri sendiri dan kalangan terdekat, dalam hal ini UPH.

Blood Donation kali ini merupakan Blood Donation kedua dan terakhir untuk tahun kepengurusan BEM 2017/2018, setelah sebelumnya pada November 2018 telah berlangsung Blood Donation pertama dengan mendapatkan hampir 500 kantong darah dan untuk Blood Donation kedua ini UPH berhasil mengumpulkan 511 kantong darah.

Baik Blood Donation November 2017 maupun Blood Donation kali ini, keduanya memiliki tema yang sama yaitu ‘There’s Hero Inside You’. Sedangkan maksud dari tema tersebut yaitu untuk semakin meyakinkan kalangan kampus UPH bahwa untuk menjadi ‘pahlawan’ dan membantu sesama tidak perlu tindakan yang sulit, tapi cukup dari diri sendiri dengan mendonorkan darah sebagai upaya yang mudah dan tidak membutuhkan waktu lama.

“Kita harap dengan terus menggalangkan Blood Donation di kampus maka setiap orang di sekitar kita semakin sadar akan pentingnya donor darah bagi diri sendiri, sesama, bahkan bagi lingkup yang lebih luas lagi. Untuk mendukung hal tersebut, maka BEM UPH menggandeng Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Serang dengan menyediakan 14 tempat tidur,” jelas Sylvi.

Silvy menegaskan keinginan untuk mmendapatkan lebih dari 500 kantong, namun mengingat keterbatasan yang ada, maka hanya dapat mentargetkan sejumlah itu. Meskipun demikian BEM UPH optimistis, kegiatan ini dapat memberikan kontribusi dan manfaat yang berharga bagi banyak pihak.

Tidak hanya dari PMI, BEM UPH juga menggandeng mahasiswa Faculty of Nursing (FON) dan Fakultas Kedokteran (FK) untuk membantu penyelenggaraan donor darah ini yaitu dengan membantu pengukuran tekanan darah peserta.

Sylvia berharap meskipun kali ini merupakan program donor darah terakhir dalam kepengurusan BEM 2017/2018 ini, ia ingin agar program ini terus ada. Menurutnya program ini menjadi program yang mampu meningkatkan kepedulian baik mahasiswa UPH maupun kalangan sivitas UPH lainnya untuk menjadi pahlawan bagi sesama dengan cara sederhana.

TESTIMONI MAHASISWA:
Bunga, Fakultas Hukum 2016 – “Saya cukup kaget mengetahui bahwa faktanya Indonesia masih kekurangan kantong darah karena saya melihat bahwa di UPH sendiri antusiasme mahasiswa donor darah cukup tinggi. Tapi ini membuktikan bahwa donor darah memang masih perlu digalangkan. Saya sendiri sudah dua kali mengikuti donor darah di UPH dan dua kali di PMI langsung. Program donor darah UPH ini bagi saya sangat bagus dan dapat membantu kita yang ingin mendonorkan darah tapi tidak tahu PMI terdekat.”

Hizkia, dari Teknik Industri 2015 UPH menyambut antusias program donor darah UPH ini. “Hanya sayang penyelenggaraannya masih sedikit dalam 1 tahun hanya ada 2 kali. Mungkin akan lebih baik jika penyelenggaraannya dapat diperbanyak, sehingga semakin bisa memfasilitasi kita yang memang ingin menjadi pendonor,” ujarnya yang sudah 10 kali mendonorkan darah ini. (mt/rls/kor)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here