Home Berita 200-an Caleg Pemilu 2019 Muka Lama 

200-an Caleg Pemilu 2019 Muka Lama 

0

Sekira 200-an muka lama kembali meriahkan ajang Pemilihan Legislatif (Pileg) DPRD Kabupaten Tangerang. Sebanyak 200-an muka lama atau pernah maju pada Pemilu-Pemilu sebelumnya tersebut, sudah terdata dan terdaftar di KPU dari 695 bakal calon legislatif (Bacaleg).

Ketua KPU Kabupaten Tangerang, Ali Zaenal Abidin mengatakan, meski muka lama bacaleg yang mendaftar, masih juga ditemukan kekurangan pemberkasan pada awal pendaftaran.

“Pileg tahun ini ada 200-an muka lama yang sudah kita verfikasi sebagai daftar calon sementara (DCS),” terangnya kepada tangerangonline.id sesudah penetapan verifikasi DCS di aula KPU, Minggu (12/8/2018).

Saat ditanyakan secara rinci berapa jumlah pastinya muka lama yang sudah terverifikasi pada DCS, dirinya masih memperkirakan.

“Berapa detailnya saya lupa, kemungkinan ada sekitar 200-an incumben yang mendaftar,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, KPU telah memverifikasi dan menetapkan sebanyak 695 nama untuk DCS dari awalnya yang mendaftar sebanyak 702 orang.

Berkurangnya jumlah bacaleg yang masuk dalam DCS, kata Ali, karena ada tujuh bacaleg yang tidak memenuhi syarat (TMS), hal itu diputuskan setelah pihaknya melakukan verifikasi berkas dokumen bacaleg yang diserahkan 16 partai politik peserta pemilu 2019 di Kabupaten Tangerang.

“Ada tujuh yang kami coret atau TMS karena beberapa faktor,” ujarnya.

Penyebab tujuh bacaleg tersebut tidak lolos dalam DCS, Ali merinci, ada satu bacaleg yang terdaftar ganda di dua partai berbeda, yakni di partai Hanura dan Berkarya, kemudian bacaleg tersebut memilih berkonsentrasi di partai Hanura.

Sementara untuk enam bacaleg lainnya, lanjut Ali, yang tidak lolos DCS disebabkan beberapa hal, diantaranya tidak melengkapi berkas yang sebelumnya berstatus belum memenuhi syarat (BMS) hingga akhirnya berstatus TMS  dan mengundurkan diri.

“Ada lima yang tidak melengkapi berkas, yaitu satu dari partai Hanura dan PPP serta tiga dari partai Garuda. Karena tidak melengkapi berkas, maka kami anggap tidak memenuhi syarat. Sementara satu bacaleg dari partai Garuda mengundurkan diri,” tutupnya. (Yan)