Home Berita Kemenag Tangsel Pastikan Pemilihan King dan Queen Dihentikan

Kemenag Tangsel Pastikan Pemilihan King dan Queen Dihentikan

0

Kepala Kementerian Agama Kota Tangsel Abdul Rojak geram dengan adanya informasi  akan digelar pemilihan King dan Queen di sebuah kafe di Serpong. Pasalnya, diduga even itu digagas perkumpulan gay.

Oleh karenanya, Kemenag akan memastikan kebenaran informasi itu dan even itu dihentikan dengan mendatangi lokasi acara. “Untuk lebih meyakinkan dan memasti kebenaran kegiatan tersebut terjadi atau tidaknya. Kalau masih terjadi, berarti ada bekapan luar biasa kalau masih terjadi, karena kita sudah menindak lanjuti,” ujarnya saat diwawancarai awak media di Kantornya, Selasa (30/10/2018).

Ia mengatakan, terkait perihal ini, Kementerian Agama bersama Pemerintah Kota Tangsel dan beserta Polres Tangsel sudah merespon dan menindak lanjuti dengan meminta kepada pihak manajemen kafe bersangkutan agar menolak tempatnya untuk dijadikan ajang perkumpulan Guy se-Tangerang Selatan bahkan se-Jabodetabek.

Dari pengakuan pihak kafe, kata Rojak, tidak menyangka kalau acara itu untuk hal seperti itu. Beruntungnya pihak penggelola belum menerima DP atau tanda jadi dari panitia kegiatan. “Pihak pengelola yang akan dirugikan, makanya pihak pengelollah bersyukur belum terjadi,” jelas Abdul Rojak.

Lebih lanjut, pihaknya bersama Organisasi Masyarakat (Ormas), staf, bahkan LSM-LSM, berkoordinasi dengan pihak Forkopimda, Polres Tangsel untuk mengawasi betul aktivitas mereka.

“Tentu kita akan berkoordinasi dengan Forkopimda, Polres Tangsel, karena selama ini mereka kan bermainnya di media sosial kalau di dunia nyata mereka sangat tertutup, makanya ajang-ajang program dan dititik mana itu harus diawasi betul. Jangan sampai membuat keresahan masyarakat. Kalau perorangan, kita tentu akan sulit untuk mendeteksi secara langsung, kalau mereka membuat program tentu kita tau teryata mereka sudah ada organisasi, sudah ini sudah itu,” tambahnya.(Ban)