Home Berita Polres Tangsel dan Pemkot Saksikan Video Conference Penandatanganan Bansos

Polres Tangsel dan Pemkot Saksikan Video Conference Penandatanganan Bansos

0

Polres Tangerang Selatan bersama Pemerintah Kota Tangsel menyaksikan kerja sama Kementerian Sosial RI dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) melalui video Conference di Ruang Vicion, Lantai 2, Mako Polres Tangsel Jumat (11/1/2019).

Kerjasama itu merupakan tentang bantuan pengamanan dan penegakan hukum pada pelaksanaan penyaluran bantuan sosial di lingkungan Kementerian Sosial RI dalam bentuk penandatanganan nota kesepahaman antara kementerian dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

Dalam kegiatan itu dihadiri oleh Wakil Walikota Tangsel Benyamen Davnie, Kapolres Tangsel AKBP Ferdy Irawan, Kepala Dinas Dinas Sosial Wahyunoto, Kapolsek Pondok Aren Yudho Huntoro dan beserta Jajaran Polres Tangsel lainnya.

Pantauan Tangerangonline.id, mereka dengan seksama menyaksikan sambutan-sambutan yang disampaikan oleh Kementerian Sosial, Kapolri dan DPR RI Komisi IX dalam video Conference penandatanganan kerja sama anatara Kemensos dan Polri tersebut sembari menyantap makanan ringan yang sudah disiapkan.

Wakil Walikota Tangsel, Benyamin Davnie saat diwawancara usai kegiatan mengatakan, tentunya ini adalah bagian dari bentuk transparansi dari penyelenggara pemerintahan karena mengingat begitu besarnya anggaran bantuan sosial diseluruh Indonesia yang dikucurkan ditahun 2019 ini.

Oleh karena itu sangat tepat apabila Kementerian Sosial bekerjasama dengan Polri untuk pengawalan, dari mulai perencanaannya sampai dengan pelaksanaan. “Kita di daerah siap untuk menindaklanjuti kesepakatan yang dilakukan pusat,” ujar Bang Ben, sapaan akrabnya.

Kapolres Tangsel, AKBP Ferdy Irawan menyampaikan, pihaknya akan mempersiapkan perangkat dan personil, siapa nanti yang akan ditugaskan untuk melakukan pendampingan bersama-sama dengan Pemda untuk mengawal pendistribusian dari pada bantuan sosial yang sudah ditetapkan.

“Untuk saat ini kita akan melakukan koordinasi dengan Pemda,” ujar AKBP Ferdy saat ditanyai awak media.

Dalam hal ini, sistem bentuk pengamanan, pihaknya akan megutamakan pencegahan, mengawal dan memastikan supaya bansos tersebut tepat sasaran dan memastikan pendistribusiannya. Terkait kevalid data yang mendapatkan bansos pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial “Nanti verifikasi yang bukan bersifat formil yang nanti akan dikirimkan bahan oleh Dinsos, kira-kira ini loh program sosial yang akan disampaikan kepada masyarakat,” tambah AKBP Ferdy.

Sementara Kepala Dinas Sosial Kota Tangsel, Wahyunoto menjelaskan, untuk di 2019 pihaknya belum ada launching kouta yang diberikan kepada Kota Tangsel tetapi untuk ditahun 2018 kemarin ada sebanyak 15.009 orang yang menerima pemanfaat yang memegang kartu keluarga sejahtera, ini mereka yang sebagai sasaran Bantuan Sosial Pangan Tunai dan Program Keluarga harapan.

“Alhamdulillah kita selalu verifikasi , selalu update, selaku faktual, apakah mereka yang menerima masih layak atau tidak untuk memastikan tepat sasaran,” ujarnya.

Wahyu menambahkan, untuk ditahun 2019 ini belum megetahui berapa perkiraan kuita yang akan diberikan, namu berdasarkan konfrence yang disampaikan oleh Kementerian sosial tadi jumlahnya meningkat 30 persen. “Harapan kita, agar ditahun 2019 kuota di Tangsel juga bertambah 30 persen dari 15.009,” harapnya.

Untuk diketahui, anggaran bantuan sosial yang dikucurkan oleh Kementerian Sosial pada tahun 2019 sebesar Rp.54.3 Triliun.(Ban)