Home Berita KPU Kabupaten Tangerang Temukan 1.632 Surat Suara Rusak

KPU Kabupaten Tangerang Temukan 1.632 Surat Suara Rusak

0

Sebanyak 1.632 surat suara ditemukan rusak. Kerusakan tersebut diketahui setelah dilakukan pelipatan dan sortir oleh ratusan petugas yang ditunjuk Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tangerang. Kategori yang ditemukan seperti robek, dan juga kualitas warna yang kurang bagus.

“Dari surat suara yang rusak itu campuran ya, dari surat suara DPR RI, Presiden pokoknya semuanya. Total ada sebanyak 1.632, itu dari hari pertama pelipatan tanggal 27 Februari sampai hari ini,” kata Ketua KPU Kabupaten Tangerang, Ali Zainal, Jumat (08/03/2019).

Menurutnya, kerusakan yang ditemukan pada surat suara tersebut murni rusak dari pada saat pengiriman. Untuk surat suara yang rusak tersebut, pihaknya sudah memisahkan dan nantinya akan dimusnahkan.

“Untuk surat suara yang rusak nantinya akan kami pisahkan, kedua nantinya juga kami akan laporkan ke KPU pusat atau RI yah tapi melalui KPU Provinsi. Selanjutnya ini agar tidak di salah gunakan tentunya akan kami musnahkan koordinasi bersama Bawaslu dan Kepolisian, meknismenya ya bisa kita bakar atau kita giling sampai hancur, tergantung nanti kesepakatan bersama,” jelasnya.

Selain itu, Ali mengungkapkan, pihaknya sudah meminta kepada KPU RI agar segera diganti yang rusak, jangan sampai ada kekurangan pada saat pemungutan suara nanti. Setelah selesai perhitungan, sortir dan pelipatan untuk surat yang lainnya, maka pada hari berikutnya petugas melakukan hal sama untuk surat suara lainnya.

“Tentunya ini kami akan kami laporkan KPU pusat yah, agar dapat gantinya,” ujarnya.

Dia juga menyebutkan, jumlah surat suara mulai dari DPRD Kabupaten Tangerang, DPRD Provinsi Banten, DPD RI, DPR RI, dan capres RI sebanyak 10.805.000 lembar.

“Jumlah surat suara itu disesuaikan dengan daftar pemilih tetap hasil perbaikan (DPTHP), ditambah daftar pemilih tambahan (DPTb) dan ditambah lagi cadangan dua persen dari DPTHP,” ucapnya.

Melihat banyak surat suara yang harus disortir dan dilipat ini, KPU menargetkan pada pertengahan Maret atau awal April harus sudah selesai semua. Karena pihaknya mengaku masih banyak surat suara yang belum diterima.

“Kalau targetnya kami pertengahan maret ini rampung, sehingga KPU bisa mendorong ke temen-temen PPK itu di minggu terkahir bulan Maret dan minggu awal bulan April. Tetapi faktanya ini ada kemunduran pengiriman, nah kayak modelnya surat suara, surat suara itu dalam jadwal yang ditentukan oleh KPU Provinsi tanggal 5 Maret ini harus sudah dikirim semua kemarin nah faktnya sampai hari ini tanggal 8 belum. Tapi saya masih optimis dengan durasi yang ada mudah-mudahan di akhir Maret rampung semua,” tutupnya. (Ais)