Home Berita Eksperimen Beton dari Limbah Kerang Tingkatkan Ekonomi Warga Mauk

Eksperimen Beton dari Limbah Kerang Tingkatkan Ekonomi Warga Mauk

0

Mahasiswa Universitas Bung Karno Jakarta Semester VIII bekerjasama dengan Himpunan Mahasiswa Tangerang Utara (Himaputra) mengadakan penelitian dan eksperimen betonisasi jenis paving blok dan yudit dari bahan limbah kerang. Acara digelar di pelelangan ikan Ketapang, Desa Ketapan, Kecamatan Mauk, Sabtu (18/5/2019).

Ayu Fitriani Hadi, Mahasiswi Universitas Bung Karno Jakarta mengatakan, penelitian eksperimen ini merupakan skripsi semester VIII Fakultas Tekhnik Sipil. Sebagai bukti
pengabdian kemasyarakat, karena jumlah limbah kerang seperti ini banyak di pesisir laut. Makanya inisiatif untuk mengolah limbah itu jadi berguna buat warga sekitar.

“Karena kami bidangnya teknik otomatis ruang lingkup sama bidang kehidupan Jadi gimana caranya limbah kerang ini jadiin konstruksi beton dengan bahan dasar agregat limbah kerang, pasir dan semen,” kata Ayu kepada tangerangonline.id, Sabtu (18/5).

Kemudian penelitian ini menggunakan berbagai jenis kerang, seperti Kerang Darah yang kulitnya lebih tebal dan keras, Kerang Hijau dan jenis kerang lainnya. Eksperimen tersebut juga menggunakan air laut karena lebih tahan air laut, artinya ketika digunakan air yang berasin beton ini bisa kuat dan awet.

“Menggunakan air laut lebih tahan lama ketika dipasang dimana tempat baik didaerah yang tidak mengandung air laut maupun yang mengandung air laut,” ujarnya.

Lebih lanjut lagi Ayu menjelaskan, penelitian ini sudah pengetesan dari umur 7 hari 21 hari 24 hari sampai 56 hari ternyata kerang ini mempunyai tekanan yang tinggi yaitu bisa sampai K200 bahkan lebih dan juga ketebalannya juga sama. Pasalnya sama dengan kwalitas beton lainnya.

“Kwalitas dari bahan limbah kerang sama dengan beton lainnya baik ketebalan maupun kekuatan, karena sudah melalui uji laboratorium,” ucapnya.

Ia juga berharap dengan adanya pelatihan ini pengujian ini bisa jadi bermanfaat bagi masyarakat terus bisa mengurangi jumlah limbah di pesisir laut, dan ini juga bisa meningkatkan ekonomi masyarakat dan berkah untuk semuanya.

“Penelitian ini bisa mengurangi limbah dipesisir laut, dan ekonomi masyarakat bisa meningkat,” tukasnya.

Sementara itu Ketua Himpunan Mahasiswa Pemuda Tangerang Utara (Himaputra) Ahmad Satibi mengapresiasi Mahasiswa dari Universitas Bung Karno Jakarta penelitian eksperimen limbah kerang menjadi sebuah kontruksi beton yang kwalitasnya sama dengan beton lainnya.

“Ya mudah-mudahan pembuatan beton dari limbah kerang mampu meningkatkan ekonomi kerakyatan dan bisa mensejahterakan masyarakat sekitar,” harapnya.(Sam)