Home Berita Pengurus PMRS Jabar-Banten 2019-2021 Resmi Dilantik

Pengurus PMRS Jabar-Banten 2019-2021 Resmi Dilantik

0

Kepengurusan Paguyuban Mahasiswa Rantau Sunda (PMRS) Provinsi Jawa Barat (Jabar) – Banten menggelar pelantikan kepengurusan periode 2019-2021 di Taman Kota 2, Serpong Sabtu (25/5/2019).

Pelantikan tersebut berdasarkan Surat Keputusan nomor 01/SK/A/05/2019 tentang pengesahan Paguyuban Mahasiswa Rantau Sunda yang dibacakan oleh Ahmad Udedi Sigit selaku pembina PMRS dan didampingi dan disaksikan oleh Sekertaris Dewan Kesenian Provinsi Banten, Ari Siswaya.

Agus Syarifudin selaku Ketua Umum PMRS terpilih menjelaskan, PMRS merupahkan organisasi yang didirikan pada tanggal 25 Mei 2018 lalu yang dibentuk dengan tujuan untuk menyatukan dan mewadahi mahasiswa Sunda Jabar-Banten yang sedang menempuh pendidikan dibangku perkuliahan yang ada di perantauan. Karena mayoritas anggotanya berasal dari daerah.

Selain itu, tujuannya adalah untuk menjawab keluhan dan keresahan mahasiswa asal sunda yang merasa tidak mempunyai rumah diperantauan untuk bertukar pikiran, sharing membahas mengenai isu-isu kedaerahan baik itu pendidikan, sosial, budaya, politik dan lain sebagainya.

“Guna terciptanya keseimbangan di lingkup sosial antara pemerintah dan masyarakat, karena kami sadari bahwasanya sebagai masyarakat terdidik yang berasal dari daerah, sudah menjadi kewajiban kami sebagi agen of change dan agen of control terhadap daerah itu sendiri,” jelas Agus yang merupahkan Mahasiswa Fakultas Hukum di Universitas Pamulang itu.

Pantauan awak media dilokasi, usai pelantikan para kader PMRS melanjutkan kegiatan memperingati hari miladnya yang pertama dengan memotong kue tumpeng, kemudian berbuka puasa bersama dan berbagi takjil kepada warga sekitar serta menampilkan pentas seni antar daerah masing-masing.

“Di ulang tahun PMRS yang ke 1 ini, kedepanya tetap konsisten sesuai dengan visi misi yakni sebagai organisasi yang merawat dan perduli terhadap daerah, apalagi di era modernisasi ini daerah mengalami degradasi yang sangat memprihatikan, dimana kaum milenial seakan-akan lupa terhadap tradisi dan budaya sunda” jelasnya.

“Dan Semiga PMRS ini kedepan dapat bersinergi dengan ke 2 birokrasi Pemerintahan Provinsi Jabar-Banten, baik itu dalam hal pendidikan, pariwisata, budaya, seni dan sebagainya,” tambahnya.

Sementara, Sekertaris Dewan Kesenian Provins Banten, Ari Siswaya mengapresiasi terbentuknya organisasi PMRS yang akan menjadi salah satu organisasi penyeimbang dan akan memperjuangkan nilai nilai budaya serta melestarikan kembali seni dari berbagai daerah tatar sunda.

“Semoga PMRS kedepan lebih maju dan solid serta tetap berkomitmen untuk menjadi organisasi yang memperjuangkan kepentingan daerah,” harapnya. (ris)