Beranda Berita Cegah Rabies, DKP Tangkot Berikan Vaksin Gratis

Cegah Rabies, DKP Tangkot Berikan Vaksin Gratis

0

Untuk mencegah penyebaran virus rabies atau virus neurotropika, Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Tangerang Kota (Tangkot) memberikan vaksin gratis yang diperuntukkan kepada masyarakat Kota Tangerang yang memiliki hewan peliharaan.

Kepala Bidang Pertanian pada DKP Tangkot, Ibnu Ariefyanto mengatakan, program vaksin rabies gratis dibuat guna mencegah adannya peredaran virus rabies di Kota Tangerang, karena virus tersebut termasuk salah satu virus mematikan.

“Kita membuka vaksin rabies gratis ini untuk pencegahan sekaligus kontroling apakah ada hewan peliharaan milik warga Kota Tangerang yang terkena virus rabies,” ujar ibnu saat dihubungi melalui sambungan seluler, Sabtu (14/09/2019).

Ibnu menjelaskan, menurut data yang dimiliki DKP Kota Tangerang, virus ini telah menginfeksi banyak spesies mamalia. Sedangkan untuk binatang yang paling mungkin menyebarkan rabies antara lain anjing liar atau peliharaan dan juga kelelawar.

“Hewan itu biasanya melakukan gigitan kepada hewan lainnya, gigitan itu yang membuat tersebarnya virus dan kebanyakan hewan peliharaan yang terkena seperti kucing, anjing, musang, kelinci dan juga kera,” katanya.

Ibnu menambahkan, selain membuka layanan di kantor DKP Kota Tangerang, vaksin rabies gratis juga ada di setiap Kecamatan yang ada di Tangkot.

Bahkan, kata Ibnu tim kesehatan hewan dari DKP juga selalu mendatangi rumah warga untuk memvaksin hewan peliharaannya.

“Tim kesehatan kami keliling di setiap Kecamatan untuk memberikan vaksin rabies kepada hewan peliharaan. Jadi masyarakat yang mempunyai hewan peliharaan bisa langsung ditangani tim kesehatan DKP untuk mendapatkan vaksin rabies secara gratis,” terangnya.

Ibnu meminta, jika masyarakat melihat atau hewan peliharaanya terkena rabies segera melapor ke DKP Kota Tangerang. Dengan adanya laporan tersebut, tim kesehatan dari DKP akan langsung menindaklanjuti agar Kota Tangerang terbebas dari virus.

“Jangan sampai virus rabies masuk ke Kota Tangerang, makanya di Bandara Soetta kita juga melakukan pemeriksaan. Jika terindikasi maka kita minta karantina terlebih dahalu dan diberikan obat agar virus tersebut tidak menyebar di Kota Tangerang,” tutupnya. (Amd)