Home Bandara Kedapatan Merokok di Dalam Pesawat, Penumpang Wings Air Diamankan Petugas

Kedapatan Merokok di Dalam Pesawat, Penumpang Wings Air Diamankan Petugas

0

Seorang penumpang Wings Air berinisial AN (49) terpaksa berurusan dengan petugas Bandara. Pasalanya AN kedapatan merokok di dalam toilet (lavatory) pesawat.

AN merupakan penumpang penumpang pesawat Wings Air IW-1394 dengan rute Banjarmasin melalui Bandara Syamsudin Noor di Banjarbaru, Kalimantan Selatan (BDJ) tujuan Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan, Balikpapan, Kalimantan Timur (BPN).

Corporate Communications Strategic of Wings Air, Danang Mandala Prihantoro menjelaskan Wings Air menjelaskan, terdapat salah satu penumpang laki-laki berinisial AN (49) yang duduk di nomor 5C diketahui merokok di toilet (lavatory) bagian belakang pesawat saat posisi pesawat mengudara (in-flight).

“Pilot kami menginformasikan kepada petugas layanan darat (ground handling) dan petugas keamanan (aviation security/ avsec) agar segera dilakukan penanganan setelah pesawat mendarat dan posisi sempurna,” kata Danang, Senin (18/11/2019).

Ketika tiba di Bandara SAMS lanjut Danang, penunpang tersebut diserahkan kepada pihak terkait beserta Otoritas Bandar Udara (otband) guna pemeriksaan dan proses lebih lanjut.

“Kami menegaskan bahwa seluruh operasional pesawat adalah bebas asap rokok termasuk rokok elektronik (electric). Setiap penerbangan, awak kabin mengumumkan kepada penumpang bahwa merokok di pesawat adalah tindakan yang dilarang,” tutur Danang.

Wings Air menghimbau kepada seluruh penumpang untuk memahami serta mematuhi aturan tidak merokok di dalam kabin atau di lavatory.

Menurut peraturan keselamatan penerbangan sipil (CASR) 25.854, setiap pesawat udara yang berkapasitas 20 orang atau lebih, wajib memasang pendeteksi asap (smoke detector system) di setiap lavatory dan harus dilengkapi fire extinguisher pada setiap disposal.

Selain itu, pesawat juga harus dilengkapi placard atau passenger sign information at least one pleacard.

Adapun ketentuan yang mengatur keselamatan serta keamanan penerbangan bersumber dari Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 dan Program Keamanan Penerbangan Nasional pada Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia 80 Tahun 2017. Kedua peraturan ini selanjutnya diberlakukan dalam kebijakan maskapai, termasuk Wings Air. (Rmt)