Home Berita 4 Tokoh Tangsel Bicara SDGs Dihadapan Aktivis KAMMI

4 Tokoh Tangsel Bicara SDGs Dihadapan Aktivis KAMMI

0

Para aktivis yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Pengurus Daerah (Pengda) Kota Tangerang Selatan menggelar dialog terbuka bakal calon walikota Tangerang Selatan di Casita Cafe, Pisangan, Ciputat Timur, Sabtu (30/11/2019) malam.

Dialog dalam rangka HUT Kota Tangerang Selatan (Tangsel) ke 11 dan menyambut Pilkada Tangsel 2020 ini bertema “Gagasan Pembangunan Berkelanjutan/SDGs Kota Tangerang Selatan”.

Hadir para pembicara, yang merupakan empat tokoh Tangsel terbaik, masing-masing Fahd Pahdepi, DR (C) Suhendar, SH, MH, Siti Chadijah, SPd, MSi, dan DR. H. Heri Gagarin, SE. MM.

Keempat bakal calon walikota tersebut, masing-masing menyampaikan gagasannya terkait SDGs untuk Tangsel, yang menjadi rujukan guna kemajuan pembangunan Tangsel. Ketua Pengda KAMMI Tangsel Arsandi mengungkapkan, dialog ini juga dalam rangka membangun komunikasi interaktif antar bakal calon walikota dengan peserta kegiatan.

“Kami ingin tahu kira-kira apa gagasan terbaik bagi para bakal calon walikota ini untuk kemajuan Kota Tangerang Selatan,” katanya.

Siti Chadijah, yang menjadi satu-satunya bakal calon walikota wanita yang tampil dalam dialog ini begitu “smart” menyoroti masalah pendidikan. Sementara Fahd Pahdepi dengan ciri khas gaya milenial -intelektualitas mengupas masalah kemiskinan. Suhendar yang tampil begitu “cool styles” menyorot perlunya peningkatan layanan kesehatan.

Sementara Heri Gagarin yang terkenal dengan kesederhanaannya, mengupas peran pemuda, lingkungan, revolusi mental, dan pembangunan karakter.

“Kami hadir sebagai pembicara di sini ingin saling melengkapi,”kata Heri Gagarin saat memberi presentasinya.

“Di sini tidak ada saling menjatuhkan ide satu sama lain, justru dengan dialog ini, kami menginginkan banyak masukan demi perbaikan program-program kami kelak,”tuturnya.

Menginjak tahun ke 11, lanjutnya, tidak kita pungkiri pembangunan pesat terjadi di Kota Tangerang Selatan.

“Keberhasilan pembangunan perlu kita apresiasi, tapi kekurangannya perlu direhabilitasi,”ujarnya.

Peran pemuda begitu penting bagi kemajuan Tangsel. “Kami mengajak teman-teman KAMMI untuk turut serta mengawal proses pembangunan ini,”ajaknya.

Kalau Bung Karno pernah bilang “Beri aku 1.000 orang tua, niscaya akan kucabut Semeru dari akarnya, beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncang dunia,” ujar Gagarin menirukan pernyataan Bung Karno yang disambut riuh tepuk tangan peserta. (Ris)