Home Berita Panitia Relokasi dan Forkopincam Sepatan Bersih-bersih Pasar

Panitia Relokasi dan Forkopincam Sepatan Bersih-bersih Pasar

0

Panitia relokasi pasar dan Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan Sepatan (Forkopincam) gelar kegiatan bersih-bersih pasar tradisional.  Kegiatan ini dalam rangka persiapan penempatan para pedagang yang bakal direlokasi.

Para pedagang kali lima di Sepatan bakal dipindahkan ketempat pasar tradisional yang sudah disediahkan oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan.

Ketua Panitia Relokasi Pasar, Mohammad Jembar mengatakan, sebelum para pedagang kali lima (PKL) direlokasi kepasar tradisional, maka kita bersihkan tempat dulu karena dua tahun tidak dipungsikan sudah barang tentu debu dan tanah menumpuk.

“Untuk itu hari ini kita bersama unsur forkopincam sepatan bersama-sama membersihkan pasar dengan menggunakan alat semprot dari damkar,” kata Jembar kepada tangerangonline.id, Rabu (4/12/2019).

Jembar menambahkan, 400 lebih pedagang kali lima (PKL) yang ada di sepatan dan sudah masuk verifikasi, sudah barang tentu kita persiapkan segalanya. Karena pasar tradisional ini akan dibentuk sedemikian rapih dan mempunyai daya tarik bagi konsumen.

“Tentunya semua ini harus didukung semua pihak, dan pasar tradisional sepatan mempunyai misi sebagai pasar percontohan di Kabupaten Tangerang,” ungkapnya.

Ditempat yang sama Camat Sepatan Dadang Sudrajat mengutarakan, forkopincam sepatan mendukung semua apa yang dilakukan panitia, termasuk kegiatan pada hari ini bersih-bersih pasar, namun yang terpenting bagaimana menciptakan kekompakan dari semua pihak, karena ini menyangkut hajat masyarakat sepatan.

“Hari ini kita melaksanakan bersih-bersih pasar bersama panitia, dan ini merupakan suatu kekompakan, pasal nya persiapan pemindahan para PKL yang selama ini menggangu akses lalulintas kita pindahkan ketempat yang lebih nyaman antara pedagang dan pembeli,” ungkapnya.

Atas sinergitas yang terjalin dalam kegiatan tersebut, Camat Sepatan berharap ini bukan kegiatan satu-satunya. Akan tetapi kedepan akan lebih banyak lagi kegiatan yang memerlukan pemikiran, kreativitas dan inovasi dari para tokoh pemuda, masyarakat, agama, dan OKP, supaya Sepatan maju dalam bidang apapun.

“Ya, ini bukan kegiatan terakhir, tapi kami akan terus menerus memberikan edukasi kepada masyarakat, tidak hanya bersih-bersih, tapi juga penghijauan diwilayah sepatan, food court, taman bermain dan sebagainya,” tuturnya.

Dirinya juga berharap dua tahun kedepan sepatan menjadi sebuah daerah yang bisa dijadikan tempat study banding bagi daerah-daerah lain, dan ketika mereka pulang bisa membawa oleh-oleh ciri khas sepatan.

“Tapi konsep ini tidak bisa berjalan sendiri, perlu kerjasama semua pihak. Dan yang dikedepankan asas kebersamaan, pemikir yang maju, dan masyarakatnya mau berkembang,” tandasnya. (Sam)