Home Berita Warga Pakuhaji Diberi Penyuluhan Kesehatan

Warga Pakuhaji Diberi Penyuluhan Kesehatan

0

Kecamatan Pakuhaji bersama Puskesmas menggelar penyuluhan tentang kesehatan dan kesejahteraan sosial, acara yang dilaksanakan di aula Kantor Kelurahan Pakuhaji, pada Kamis (5/12/2019).

Yuliyani Bidan Puskesmas Pakuhaji mengatakan, Kesehatan adalah modal utama yang perlu di jaga, namun yang lebih utama adalah ibu-ibu yang sedang hamil.

“Apabila terindikasih ada gejala keputihan saat sedang hamil, maka segera periksa ke Puskesmas atau klinik terdekat,” ungkapnya.

Yuliani mengungkapkan, gejala keputihan bisa berbahaya wanita yang sedang hamil. Dirinya menyebut, harus sering ganti pakaian.

“Jadi faktor keputihan bisa diakibatkan pakaian yang sudah kotor, maka ketika habis buang air kecil atau besar perlu ganti pakaian salah satu pencegahan,” terangnya.

Menurut Yandri Permana, Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Pakuhaji, masalah kesehatan dan kebersihan lingkungan butuh perhatian bersama sama, bukan hanya tim kesehatan.

“Pasalnya peran masyarakat pun diperlukan menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan,” ajaknya.

Yandri menuturkan, penyakit HIV bisa dibilang penyakit yang sulit di obati, dan sampai saat ini obat yang pasti pun belum ditemukan. Namun semua itu kembali kepada manusianya itu sendiri.

“Semua penyakit ada pada diri kita, akan tetapi kembali lagi kediri kita mau sehat apa sakit,” tukasnya.

Yandri menambahkan, pihak kecamatan sebetulnya tahun ini lebih fokus kepada peningkatan kesehatan dan lingkungan bersih, seperti pembuangan Sepitank yang disertai pembangunan rumah layak huni.

Lanjut Yandri, rumah tidak layak huni yang ada dikelurahan Pakuhaji ini harus didata oleh RT dan RW yang kemudian di usulkan melalui musrenbang.

“Kalau sudah di data kita anggarkan direncana pembangunan (Musrenbang),” jelasnya.

Kemudian masalah sampah, dirinya berharap bukan saja tugas RT dan RW tapi semua warga membuang sampah pada tempatnya jangan sembarangan tempat.

“Bila perlu membentuk kelompok masyarakat yang peduli sampah, yang nantinya akan kita buat pelatihan agar warga mengerti cara pengelolaan sampah yang baik, sehingga bisa juga menghasilkan pundi-pundi ekonomi,” pungkasnya. (Sam)