Home Berita Tokmas Picung Ingatkan Praktik Rentenir Kerap Picu Pertengkaran Rumah Tangga

Tokmas Picung Ingatkan Praktik Rentenir Kerap Picu Pertengkaran Rumah Tangga

0

Praktik dan pelaku rentenir sebaiknya dihindari Warga Kampung Picung, Desa Pasarkemis, Kecamatan Pasarkemis, karena sering memicu pertengkaran rumah tangga.

Demikian seperti yang disampaikan Ustadz Sumantri, salah satu tokoh agama (Toga) sekaligus tokoh masyarakat (Tokmas) kampung Picung dalam gerakan anti rentenir.

Dirinya menjelaskan, langkah tegas yang dilakukan warga Kampung Picung berdasarkan sejumlah kejadian yang diakibatkan oleh praktek rentenir yang dilakukan sejumlah orang yang mengaku dari koperasi simpang pinjam (Kosipa).

Menurut Sumantri, kejadian yang berdampak langsung dari praktek rentenir adalah kerap terjadinya pertengkaran dalam rumah tangga, akibat saat istri meminjam uang dari rentenir tanpa sepengetahuan suaminya.

“Selain merusak tatanan perekonomian warga, dampak langsung lainnya adalah kerap terganggunya keharmonisan rumah tangga sejumlah warga akibat praktek rentenir,” kata Ustadz Sumantri, Kamis (23/1/2020).

Sementara itu, penggiat sosial Muhammad Darwis mengaku sangat mendukung langkah sejumlah tokoh beserta warga untuk menolak praktek rentenir di daerah picung. Menurutnya pinjaman uang dari rentenir sangat menggangu gerak ekonomi sekaligus merusak citra Desa Pasarkemis sebagai daerah religi.

“Yang kami larang adalah praktek pinjeman dari rentenir yang tak memiliki badan hukum jelas, namun untuk pemanfaatan jasa bank resmi kami tidak mempermasalahkan karena aturan dan mekanismenya jelas,” tegasnya.

Namun persoalan rentenir ini juga penyakit yang sudah mengakar di masyarakat, pasalnya kalau tidak pinjam ke rentenir mau kesiapa warga pinjam.

“Saudara, tetangga belum tentu ngasih, maka ini tugas kepala desa bagaimana caranya warga tidak terlibat rentenir. Sementara dana desa yang dikucurkan oleh pemerintah pusat tujuannya adalah supaya desa menjadi mandiri, dan warganya sejahtera,” tandasnya. (Sam)