Home Index Tim Karawitan SD Al-Azhar BSD Sabet Medali Emas di APAF 2020 Malaysia

Tim Karawitan SD Al-Azhar BSD Sabet Medali Emas di APAF 2020 Malaysia

0
Tim Karawitan SD Islam Al-Azhar disambut di Terminal 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang.

Tim Karawitan SD Islam Al-Azhar Bumi Serpong Damai (BSD) menyabet medali emas di ajang Asia Pacific Art Festival (APAF) 2020. Perwakilan Indonesia ini menjadi juara dengan tari kreasi dan musik karawitan.

Sebanyak 17 siswa-siswi SD Islam Al-Azhar BSD berhasil mengalahkan puluhan tim dari 21 negara yang menjadi peserta dalam festival yang dihelat di Melaka, Malaysia pada 14-16 Februari 2020 ini.

Kepala Sekolah SD Islam Al-Azhar BSD, Dedi Hidayat mengatakan, APAF 2020 merupakan festival internasional pertama yang diikuti oleh anak didiknya. Dengan menampilkan sepuluh siswa bermain alat musik karawitan dan 7 lainnya menari.

“Ini pertama ikut festival ,langsung Internasional dan Alhamdulillah mendapat gold award atau medali emas. Kami ikut festival ini dance dan tari (kreasi),” kata Dedi saat ditemui di Terminal 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Selasa (18/2/2020) malam.

Dedi menjelaskan, lama persiapan anak siswa-siswi kelas 5 dan kelas 6 untuk ikut lomba dalam festival tersebut selama kurang lebih 45 hari. Latihan dilakukan hanya di sekolah.

“Kita dapat undangan dari APAF, kemudian kami persipakan dan kami ikut. Persiapannya satu bulan setengah,” ujar Dedi.

Keberhasilan tersebut lanjut Dedi, tidak terlepas dari dukungan KBRI di Kuala Lumpur. Alat musik yang digunakan dalam lomba tersebut berasal dari KBRI dan Sekolah Indonesia di Kuala Lumpur.

“Alhamdulillah, kemarin kita dibantu oleh KBRI di Kuala Lumpur. Jadi alat musiknya dipinjamkan oleh KBRI,” tuturnya.

Bahkan kata Dedi, hanya tim perwakilan Indonesia saja yang menggunakan alat musik atau live music dalam perlombaan itu. Tim SD Islam Al-Azhar dan tim dari salah satu sanggar seni.

“Kemarin saya lihat di festival itu hanya dari Indonesia yang diiringi music live. Yang lain pakai kaset. Alhamdulillah, anak-anak skillnya bagus, individunya bagus, mentalnya juga luar biasa,” ujarnya.

Sementara, Fina ibunda Renata (salah satu siswi) mengaku terharu dengan prestasi anaknya. Dimana, ini merupakan kali pertama berlomba dalam festival internasional dan menjadi keluar sebagai juara.

“Ini merupakan suatu kebanggaan bagi anak-anak. Apalagi kita orang tua ya, anak-anak bisa mengharumkan nama sekolah dan bangsa juga. Kita baru kali ini dan alhamdulillah dapat medali emas. Ini luar biasa, terharu,” ucapnya.

Najwa Andriana (10), salah satu siswi yang menyabet medali emas dalam ajang APAF 2020 ini mengaku sangat bangga dapat menjadi bagian tim yang mengharumkan nama Indonesia di kancah Internasional.

“Ini pertama. Senang banget. Pertunjukannya dengan tarian kreasi (gabungan tarian tradisional khas daerah Indonesia) dibikin sendiri. Nanti mau ikut lagi dengab tarian lagi yang lebih menarik,” ucap Najwa. (Rmt)