Home Bandara Keberangkatannya Ditunda, Ratusan Calon Jemaah Umrah Diinapkan di Hotel Sekitar Bandara Soetta

Keberangkatannya Ditunda, Ratusan Calon Jemaah Umrah Diinapkan di Hotel Sekitar Bandara Soetta

0

Sebanyak 203 calon jemaah Umrah yang batal berangkat pada Kamis (27/2) kemarin belum kembali ke daerah asalnya. Mereka masih menunggu kepastian kepulangan dari pihak biro travel.

Calon jemaah Umrah asal Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) tersebut masih diinapkan di Hotel sekitar Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta).

Salah satu calon jemaah Umrah, Lia Komala mengatakan, dirinya bersama ratusan jemaah lainnya telah menginap dua malam di salah satu hotel yang terletak di Jalan Marsekal Suryadarma, Neglasari, Kota Tangerang.

“Untuk sementara sih balik ke Lombok, tapi jadwalnya belum tentu,” ujar Lia saat ditemui di kawasan Aeropolis, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, Jumat (28/2/2020) malam.

Walaupun sedikit kecewa karena keberangakatnnya ke tanah suci ditunda, Lia mengaku dirinya sangat bersyukur karena mendapat pelayanan yang baik dari biro travel.

“Mereka profesional dibidangnya, Alhamdulillah. Bisa dibimbing sama beliau-beliau (pengurus biro travel) luar biasa. Bertanggung jawab” tutur Lia.

Sementara pengurus salah satu biro travel, Faisal mengatakan pihaknya tengah mencari penerbangan untuk memulangkan jemaahnya ke Lombok, NTB. Ia menyebut, sebanyak 203 jemaahnya akan dipulangkan besok, Sabtu (29/2/2020).

“Insha Allah besok kita balik ke Lombok dengan menggunakan Garuda Indonesia. Kami telah mengajukan ke pihak Garuda Indonesia agar jemaah kami diterbangkan dengan satu pesawat, tidak terpisah,” kata Faisal.

Menurut Faisal, adanya larangan kunjungan warga negara asing dari 22 negara termasuk Indonesia dalam rangka Umrah oleh Otoritas Arab Saudi membuat pihaknya mengalami kerugian yang cukup besar. Pasalnya, sebanyak 203 calon jemaah umrah telah diterbangkan dari Lombok menuju Bandara Soetta.

“Ditambah lagi biaya menginap disini, makan tiga kali sehari. Belum lagi nanti biaya tiket penerbangan ke Lombok,” kata Faisal.

Oleh karenanya, Faisal pun berharap mendapat perhatian dari pemerintah. Khususnya terkait Visa Umrah yang masa berlakunya hanya 30 hari.

“Kita dari biro (travel) berharap ada bantuan dari pemerintah terkait Visa. Jadi ketika nanti masa berlaku Visa calon jemaah umrah kami habis karena menunggu waktu keberangkatan ini supaya dapat dibantu Visa terbaru secara gratis atau tidak berbayar lagi ke jemaah kami,” harapnya. (Rmt)