Home Berita Polsek Cikesal Amankan Seorang Terduga Pungli Pembagian BST di Tiga Desa

Polsek Cikesal Amankan Seorang Terduga Pungli Pembagian BST di Tiga Desa

0

Serang-Tindak lanjuti informasi dari masyarakat tentang adanya dugaan tindakan pungutan liar (pungli) saat pembagian Bantuan Sosial Tunai (BST) di tiga desa wilayah kecamatan Cikesal, polsek Cikesal amankan satu orang berikut uang dalam kardus air mineral, Kamis (09/07).

“Jadi infonya kemaren itu beredar video adanya warga penerima bantuan memberikan uang ke kardus, ada pengepulnya, istilahnya gitu dari rekaman video itu kami lakukan investigasi dan turunkan tim reskrim polsek untuk memantau kegiatan tersebut ,kami berhasil menyita uang senilai 400 ribu serta mengamankan satu orang dengan inisial HO (27) ,” ungkap Kapolsek Cikesal AKP Agus Buchori didampingi Kanit Reskrim Polsek Cikesal Bripka Iwan Rahmatulloh saat ditemui tangerangonline.id dikantornya, Jumat (10/07).

Kapolsek juga menerangkan bahwa barang bukti uang yang diamankan berada dalam kardus air mineral dalam pecahan yang bervariasi mulai dari seribu hingga dua puluh ribu rupiah.

“Untuk lokasi pembagian BST tersebar di tiga desa yaitu Katulisan , Dahu , dan desa Bantar Panjang.Pembagian dilakukan di balai desa Bantar Panjang , warga dari tiga desa itu mendatangi balai desa Katulisan untuk menerima bantuan BST ,”terang kapolsek.

Saat ini, lanjut kapolsek, penanganan kasusnya sudah dilimpahkan ke unit Tipikor Sat Reskrim Polres Serang .

“Karna terindikasi tindak pidana tertentu, bisa saja ketim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) atau ke Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) kami sudah limpahka ke polres Serang, untuk tindak lanjutnya tapi langkah awal memang betul kami yang mengamankan satu orang yang di duga tersangka berikut barang buktinya beserta sejumlah uang dibalai Desa Katulisan,” jelasnya.

Kapolsek mengaku, untuk status HO (27) sendiri belum mengetahuinya, lantaran pihaknya belum sempat meminta keterangan dari yang bersangkutan.

“Kemaren itu yang kita periksa baru pembuat video untuk dimintai keterangannya sebagai saksi , sementara tersangka yang mengumpulkan uang belum sempat kita mintai
keterangan karna kita langsung serahkan pada polres Serang.Terkait status terduga kita belum tau, karena belum menggali keterangan sampai kesitu.”tandasnya.(aiz)