Home Berita Banyak Anak Terdampak Psikis Saat Eksekusi Lahan, Aktivis Berikan Trauma Healing

Banyak Anak Terdampak Psikis Saat Eksekusi Lahan, Aktivis Berikan Trauma Healing

0

Aktivis Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) berikan bantuan pemulihan trauma (trauma healing) bagi puluhan anak di Kampung Baru, Kelurahan Jurumudi, Kecamatan Benda. Trauma healing ini diberikan kepada anak – anak kecil yang sempat mengalami gangguan psikologis akibat kehilangan rumah mereka.

Semenjak mencuatnya pembangunan tol JORR II Bandara Soetta ini, puluhan anak di Kampung Baru, merasa ketakutan. Terlebih lagi jika didatangi oleh aparat keamanan berseragam.

Hal ini tentunya tidak boleh dibiarkan terlarut pada anak di usia dini.

Ketua DPC GMNI Kota Tangerang Dede Hardian mengatakan upaya trauma healing ini mereka berikan sebagai bentuk dukungan kepada warga yang terdampak Proyek Strategis Nasional (PSN).

“Sejak H-1 penggusuran, kami sudah mulai mengawal masyarakat atas dasar panggilan kemanusiaan,” ujarnya.

Kata dia, trauma healing ini diberikan kepada anak kecil dengan tutor sarinah dari GMNI Kota Tangerang serta perwakilan Duta pendidikan Banten.

“Anak anak tentunya trauma. Apalagi terdapat gesekan kemarin saat eksekusi. Hari ini, kami mengajak anak-anak yang terdampak mentalnya karena kejadian penggusuran kemarin untuk mengikuti kegiatan trauma healing,” katanya.

Dengan demikian dirinya berharap melalui kegiatan trauma healing yang akan dirutinkan aktivis GMNI Kota Tangerang ini, dapat mengembalikan keceriaan serta memulihkan mental anak-anak.

“Kami akan melakukan kegiatan ini secara rutin, dan kami akan mengawal kasus ini sampai ke pengadilan dengan bantuan LBHA Trisakti,” pungkasnya. (bal)