Home Berita KPM Penerima BPNT dan PKH di Pisangan Jaya Diberi Label

KPM Penerima BPNT dan PKH di Pisangan Jaya Diberi Label

0

Keluarga penerima manfaat (KPM) bantuan pangan non tunai (BPNT) dan penerima program keluarga harapan (PKH), rrumahnya dipasang label penerima bantuan. Pasalnya, Pemerintah Desa Pisangan Jaya, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, menerapkan labelisasi di rumah KPM. Ini upaya transparansi penerima dan antisipasi ketidaktepatan sasaran bantuan, Jum’at (25/9/2020).

Kepala Desa Pisangan Jaya, Kecamatan Sepatan Muhamad Hotib mengatakan, labelisasi rumah KPM ini sebagai bentuk transparansi, siapa saja penerima bantuan seiring banyaknya program bantuan sosial kepada warga kategori keluarga kurang mampu dan terdampak Covid-19. Misalnya, bansos dari Kementerian Sosial (Kemensos), bantuan provinsi, bantuan kabupaten, dan bantuan langsung tunai (BLT) dari dana desa (DD).

“Labelisasi ini sebagai bentuk tranparansi kepada penerima manfaat dan masyarakat,” ucap Kepala Desa Pisangan Jaya Muhamad Hotib kepada tangerangonline.id.

Balok sapaan akrab kades pisangan jaya yang menjabat baru 9 (sembilan) bulan menambahkan, pihaknya saat ini sedang menata tertib administrasi, baik dibidang pelayanan, bidang pembangunan, bidang kesra, dan bidang pemerintah.

“Semua ini dilakukan untuk pisangan jaya lebih baik, makmur, sejahtera, maju, dan lebih gemilang,” tukasnya.

Sementara itu, tenaga kesejateraan sosial kecamatan (TKSK) Kecamatan Sepatan Badrun Ilman mengatakan, untuk saat ini penyaluran BPNT terus dilakukan oleh pihak ketiga dalam hal ini BRI melalui agen BRILink. Para keluarga penerima manfaat (KPM) menerima topup sebesar Rp 200.000 perbulan yang masuk ke dalam rekening penerima. Hanya saja penerima tidak boleh menarik dana tersebut berupa uang, namun wajib dibelanjakan kepada warung yang merupakan agen BRILink. Para warga dapat membelikan sembako.

“Nah mulai bulan ini setiap rumah penerima BPNT dan PKH ini akan ditandai dengan label berisikan penerima manfaat.
Saya sangat mengapresiasi kinerja PSM kecamatan, khususnya desa pisangan jaya dan juga kepala desa pisangan jaya yang sudah berinisiatif membuat sticker penerima Bansos BPNT/BSP dan PKH, pasalnya belum ada pendistribusian sticker dari dinsos untuk kecamatan sepatan, karena tergajal Covid-19. Saya harap dengan adanya sticker ini dapat membantu desa dalam pengajuan Bansos Covid-19 agar tidak berganda dan tepat sasaran,” tandasnya. (Sam)