Home Bandara Eks Ruang Tunggu Presiden RI di Bandara Soetta ‘Disewakan’, Segini Tarifnya

Eks Ruang Tunggu Presiden RI di Bandara Soetta ‘Disewakan’, Segini Tarifnya

0

Eks ruang tunggu Presiden dan Wakil Presiden RI di Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta disulap menjadi lounge mewah. Adalah Lounge Saphire Precious.

Gedung yang terdiri dari dua lantai yang sebelumnya digunakan untuk para tamu VIP ini dilengkapi fasilitas first class untuk pengguna jasa yang disebut commercial important person (CIP).

Hadirnya lounge berkapasitas 57 orang ini dapat memudahkan CIP dan bisa langsung menuju pesawat tanpa ribet.

CIP akan mendapatkan berbagai fasilitas yang tidak didapatkan oleh penumpang pada umumnya.

Seperti, jalur cepat akses kendaraan hingga ke depan lobby Lounge Saphire Precious. Bahkan, CIP tidak perlu antre check-in dan Drop Baggage di Terminal penumpang.

Untuk mendapatkan layanan tanpa ribet ini, pengguna jasa dapat melakukan pendaftaran melalui saphireprecious.co.id. CIP akan mendapat barcode sebagai akses untuk mobil pengantar agar dapat masuk ke Gedung Saphire Precious.

Lalu, personel akan melakukan pemeriksaan keamanan, pengecekan bagasi termasuk dengan x-ray, serta melakukan validasi tiket, KTP, barcode e-HAC & surat keterangan bebas COVID-19 yang berkoordinasi dengan personel maskapai dan KKP Kelas I Bandara Soetta.

Setelah itu, CIP dapat menikmati fasilitas ruang tunggu yang nyaman, makanan dan minuman serta fasilitas lain di Lounge Saphire Precious.

“Latar belakang adanya layanan ini adalah sebagai upaya PT Angkasa Pura II dalam melakukan optimalisasi aset,” kata Direktur Utama PT Angkasa Pura II yang juga selaku Komisaris Utama PT Angkasa Pura Solusi, Muhammad Awaluddin, di Terminal 1B Bandara Soetta, Tangerang, Rabu (17/2/2021).

Awaluddin menjelaskan, gedung yang dikenal sebagai Terminal VIP 1B ini sudah tidak digunakan lagi sebagai Lounge Tamu Kenegaraan dan Tamu Penting lainnya.

Pasalnya, VIP Lounge Bandara Soetta yang dikhususkan antara lain untuk tamu-tamu kenegaraan dan presiden negara-negara sahabat, kini menempati gedung baru di kawasan Terminal 3.

“Selama di lounge, CIP akan dilayani oleh asisten pribadi. Lalu, pemeriksaan penumpang dan bagasi kabin dilakukan di security check point 2 (SCP 2) yang ada di Saphire Precious oleh Aviation Security, CIP juga diantar menuju pesawat melalui akses sisi udara (airside) menggunakan kendaraan khusus,” tutur Awaluddin.

Operasional Saphire Precious ini dilakukan oleh anak usaha PT Angkasa Pura II, yakni PT Angkasa Pura Solusi (APS).

Pada kesempatan yang sama, President Director APS Dorma Manalu mengatakan, soft launching operasional Saphire Precious hari ini baru melayani penerbangan rute domestik.

“Seluruh traveler rute domestik yang berangkat dari Terminal 2 atau 3 dapat memilih layanan Sapphire Precious yang ada di Terminal 1B, yang pada soft launching ini membuka layanan pukul 05.00 – 16.00 WIB. Adapun untuk tarif satu kali layanan Saphire Precious ditetapkan Rp 699 ribu hingga Maret 2021 dan setelah itu Rp 999 ribu tarif normal,” ujar Dorma. (Rmt)