Home Bandara Pencuri HP Milik ‘Ajudan Pribadi’ di Bandara Soetta Dibebaskan, kok Bisa?

Pencuri HP Milik ‘Ajudan Pribadi’ di Bandara Soetta Dibebaskan, kok Bisa?

0

Kejadian kehilangan barang penumpang ketika tertinggal kembali terjadi di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta). Kali ini dialami oleh selebgram Akbar PB yang lebih dikenal sebagai ‘Ajudan Pribadi’.

Akbar PB merupakan penumpang Pesawat Garuda GA641 route Makasar-Jakarta yang mendarat pada hari Rabu (17/2) lalu.

Akbar kehilangan handphone miliknya setelah tidak sengaja tertinggal di Terminal 3 Kedatangan Bandara Soetta. Dimana, saat itu dirinya menunggu di area tunggu taksi.

Setelah beberapa saat meninggalkan kawasan Bandara Soetta, Akbar sadar bahwa handphone Samsung S21 miliknya tertinggal. Ia pun memutuskan untuk kembali ke Bandara Soetta.

Namun, handphone miliknya yang tertinggal tersebut tidak ditemukan. Ia pun meminta adik iparnya M Zidane untuk melaporkan kejadian tersebut ke Mapolresta Bandara Soetta.

Kapolres Kota Bandara Soetta, Kombes Pol Adi Ferdian Saputra mengungkapkan, atas laporan dari korban pihaknya langsung melakukan penyelidikan. Salah satunya dengan memeriksa CCTV di lokasi kejadian.

“Dari kejadian tersebut kami melakukan penyelidikan secara maraton dan berhasil mengungkap pelaku yang mengambil barang berharga milik korban,” ungkap Adi Ferdian di Mapolres Bandara Soetta, Tangerang, Rabu (24/2/2021).

Adapun yang mengambil Samsung S21 milik Akbar adalah seorang ibu rumah tangga berinisial S (49) yang saat itu hendak menumpang taksi dari Bandara Soetta menuju Cilincing, Jakarta Utara.

Ternyata, handphone tersebut oleh pelaku S dan diberikan kepada anaknya yang berinisial MP.

“Dari hasil pengungkapan, didapatkan dua orang yang kemudian kita lanjutkan untuk ditersangkakan. Seorang perempuan berusia lanjut inisial S dan anak kandungnya,” kata Kapolres.

Ibu dan anak itu kemudian diamankan oleh Polisi dan ditahan di Mapolrsta Bandara Soetta.

“Keduanya kita tangkap dan amankan. Prosesnya kita tetapkan tersangka dan sudah kita tetapkan pasal sangkaan. Kemudian kita Informasikan kepada korban bahwa laporan korban berhasil diungkap,” jelas Kapolres.

Selanjutnya, korban dan kedua tersangka dipertemukan di Mapolres Bandara Soetta. Dari hasil pertemuan tersebut, si Ajudan Pribadi merasa iba dengan tersangka dan mencabut laporannya.

Terlebih lagi, pelaku merupakan seorang janda dan mengidap penyakit kanker getah bening. Kedua tersangka kemudian dibebaskan dari jerat hukum.

Dalam kasus ini, Polresta Bandara Soetta mengedepankan restorative justice (keadilan restoratif). Artinya, perkara tindak pidana tidak dilanjutkan ketahapan selanjutnya dan diselesaikan dengan melibatkan pelaku dan korban serta pihak terkait karena pertimbangan atau sebuah alasan. (Rmt)