Home Bandara Mengenal Aircraft Removal Squad Bandara Soetta, Tim Khusus Evakuasi Pesawat Pertama di...

Mengenal Aircraft Removal Squad Bandara Soetta, Tim Khusus Evakuasi Pesawat Pertama di Indonesia

0

Tim Aircraft Removal Squad mengevakuasi pesawat Boeing B737-400 yang ‘tergelincir’ di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Kamis (25/2/2021).

Pesawat tersebut ‘tergelincir’ lantaran salah satu roda pendaratan tidak berfungsi sebagaimana mestinya.

Evakuasi ini dilakukan dalam simulasi penanganan pesawat yang mengalami kecelakaan di di ARFF Main Fire Station Bandara Soetta.

Dengan skill dan peralatan khusus yang dimiliki, Tim Aircraft Removal Squad berhasil mengevakuasi pesawat tersebut dalam waktu kurang lebih 30 menit.

Direktur Operasi dan Pelayanan PT Angkasa Pura II (Persero), Muhammad Wasid menuturkan, tim Aircraft Removal Squad merupakan unit khusus dari Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PKP-PK) atau Airport Rescue and Fire Fighting (ARFF) yang dimiliki oleh Bandara Soetta.

“Tim ini adalah tim rescue untuk menyelamatkan jiwa manusia selanjutnya menyelamatkan pesawat itu sendiri jika ada kecelakaan di bandar udara. Selain itu tim ini juga akan melakukan pemindahan pesawat, itu yang selama ini membutuhkan skill khusus, karena dampaknya runway tutup karena pesawat accident baik runway excurtion atau peel off,” ujar Wasid.

Dia menjelasakan, Tim khusus ARFF tersebut telah berpengalaman mengevakuasi pesawat dalam kasus (case) kecelakaan di berbagai Bandar Udara. Di Bandara yang dikelola Angkasa Pura II, selain di Soetta juga di Pontianak, Pekanbaru, Jambi, Padang.

“Terbaru, tim ini diterjunkan mengevakuasi pesawat Lion Air yang tergelincir di Bandara Radin Inten, Lampung,” ujar Wasid.

Tak hanya di Bandar Udara Angkasa Pura II saja, Tim Aircraft Removal Squad juga telah berpengalaman mengevakuasi pesawat di bandara yang dikelola oleh Angkasa Pura I. Diantaranya Kupang, Makassar Gorontalo dan Yogjakarta.

Selain memiliki skill yang mumpuni dalam mengevakuasi pesawat, unit yang beranggotakan sebanyak 33 personel ini juga dilengkapi dengan berbagai peralatan khusus. Seperti, Airbag, compressor, track way, dan perlengkapan evakuasi pendukung lainnya.

“Mereka, selain punya skill juga punya fasilitas yang bisa digunakan untuk membantu kecelakaan di Indonesia,” ujar Wasid.Diganjar Penghargaan

Tim Aircraft Removal Squad ini pun kemudian diganjar penghargaan setelah terlibat dalam berbagai upaya evakuasi pesawat. Mereka juga terlibat dalam evakuasi Sriwijaya Air SJY-182 di Pulau Lancang dan JICT.

“Sebelum kegiatan itu, kami juga sudah melakukan kegiatan pemindahan pesawat yang terjadi insiden di Lampung, Lion Air waktu itu sehingga kemudian atas keberhasilan, kelancaran, profesionalitas mereka kami memberi apresiasi,” kata Executive General Manager Kantor Cabang Utama Bandara Soetta, Agus Haryadi.

Kedepan lanjut Agus, tim khusus yang merupakan bagian dari ARFF ini akan memiliki banyak tugas. Di bandar udara, termasuk pada rescue dan pemindahan material pesawat yang mengalami accident, ini adalah kombinasi kemampuan alat dan kemampuan sumber daya manusia.

“Selama ini dari medio akhir 1990-an sampai saat ini, kami sudah melakukan 20 kali pemindahan, 12 kali dilakukan di Bandara AP2 dan 8 kali di luar. Kami mendapat respon dan kepercayaan, terimakasih maskapai, regulator, telah mempercayakan proses pemindahan ini kepada kami,” ujar Agus Haryadi.

Terkini, Angkasa Pura II juga telah menandatangani kerjasama dengan BP Batam untuk menangani atau mengevakuasi pesawat ketika ada accident terjadi di Batam.

“Tim ini pertama di Indonesia, kemungkinan setelah kita launching akan ada permintaan lanjutan. Tapi kita sih berharap, tim ini tidak bekerja,” tutur Agus. (Rmt)