Home Bandara Punya Skill Khusus, Tim Elite Divisi ARFF Bandara Soetta ini Diharapkan Tidak...

Punya Skill Khusus, Tim Elite Divisi ARFF Bandara Soetta ini Diharapkan Tidak Bekerja

0

Divisi Airport Rescue & Fire Fighting (ARFF) Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) memiliki tim khusus bernama Aircraft Removal Squad.

Tim yang beranggotakan 33 personel itu memiliki kemampuan (skill) khusus dan sudah berpengalaman mengevakuasi pesawat yang mengalami kecelakaan (accident) di berbagai bandar udara di Indonesia.

Executive General Manager Bandara Soetta, Agus Haryadi menuturkan, meski memiliki skill dan peralatan khusus dalam penanganan pesawat yang mengalami kecelakaan di bandar udara, namun Tim elite tersebut tidak diharapkan bekerja.

“Mereka standby di Bandara Soekarno-Hatta, peralatan paling lengkap juga di Bandara Soekarno-Hatta. Tapi kita sih berharap, tim ini tidak bekerja,” kata Agus Haryadi saat ditemui di ARFF Main Fire Station Bandara Soetta, Tangerang, Kamis (25/2/2021).

Mengapa tidak diharapkan bekerja, padahal mereka memiliki kemampuan khusus dalam hal penanganan pesawat yang mengalami accident?

Apabila Tim Aircraft Removal Squad tersebut diterjunkan dan melaksanakan tugasnya, artinya ada kasus kecelakaan pesawat. Tentunya hal ini tidak diharapkan.

Sehingga mereka tidak diharapkan bekerja.

Meskipun demikian, personel ARFF pilihan dan terbaik tersebut tetap disiagakan.

Berpengalaman di berbagai kasus accident pesawat

Tim Aircraft Removal Squad Bandara Soetta ini telah berpengalaman mengevakuasi pesawat di berbagai bandar udara di Indonesia. Baik itu di bandar udara Angkasa Pura II maupun bandar udara Angkasa Pura I.

Di Bandar udara AP II, mereka telah berpengalaman di Soekarno-Hatta, Pontianak, Pekanbaru, Jambi, Padang.

Terbaru, mereka berhasil mengevakuasi pesawat Lion Air yang tergelincir di runway Bandara Radin Inten II, Lampung pada Minggu (20/12/2020) lalu.

Selain itu, tim tersebut juga telah berpengalaman di sejumlah bandar udara yang dikelola Angkasa Pura I, seperti Kupang, Makassar, Gorontalo dan Yogyakarta. (Rmt)