Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) akan melayani sebanyak 35.285 jemaah pada musim Haji 2026 embarkasi Pondok Gede, Bekasi, dan Cipondoh.
Hal itu disampaikan langsung Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta, Galih Priya Kartika Perdhana dalam acara Coffee Morning Imigrasi Soetta Bersama Insan Media dengan tema “Membangun Kepercayaan Publik dengan Harmoni dan Informasi” di Kota Tangerang, Kamis (16/4/2026).
“Jemaah akan berangkat menggunakan maskapai Garuda Indonesia dan Saudi Arabian Airlines. Untuk mendukung kelancaran, Imigrasi Soekarno-Hatta telah menyiapkan operasional, personil, hingga pengamanan keimigrasian dan satuan tugas khusus” ujar Galih.
“Keberangkatan calon jamaah haji melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta akan mulai pada 22 April 2026,” tambahnya.
Galih menjelaskan, seluruh proses pemeriksaan keimigrasian, termasuk peneraan tanda keluar, dilakukan terpusat di Asrama Haji Keberangkatan.
“Dari sana, jamaah berangkat menuju Bandara Soekarno-Hatta menggunakan bus yang tersegel dan pengawalan petugas imigrasi. Setibanya di bandara, jamaah langsung menuju ke fasilitas Makkah Route di Terminal 2 untuk menjalani pemeriksaan keimigrasian oleh otoritas Arab Saudi,” jelas Galih.
Dengan skema ini, jemaah Indonesia yang tiba di Arab Saudi dapat langsung menuju pemondokan tanpa harus melalui pemeriksaan keimigrasian di bandara kedatangan.
“Proses keberangkatan menjadi lebih cepat, lebih teratur, dan lebih nyaman bagi seluruh calon jemaah haji,” tutur Galih. (Rmt)

