Whitesky Group dan SkyDrive Perkenalkan eVTOL di Indonesia

By
2 Min Read
Electric Vertical Take-Off and Landing (eVTOL) model SkyDrive SD-05 di Cengkareng Heliport (CHP), Tangerang. Foto: tangerangonline.id

Langit masa depan mobilitas udara mulai diperkenalkan di Indonesia. Whitesky Group bersama SkyDrive Inc. resmi meluncurkan pengenalan teknologi Electric Vertical Take-Off and Landing (eVTOL) melalui agenda Welcoming the Future of Air Mobility di Cengkareng Heliport, Tangerang, Selasa (23/6/2026).

Acara ini menjadi tonggak penting dalam membuka percakapan lintas sektor mengenai kesiapan Indonesia menghadapi era Urban Air Mobility dan Advanced Air Mobility.

Founder dan CEO Whitesky Group, Denon Prawiraatmadja, mengatakan bahwa Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi pemain relevan dalam pengembangan eVTOL.

“Indonesia memiliki kebutuhan konektivitas yang sangat besar. Karena itu, pembahasan mengenai eVTOL dan Urban Air Mobility perlu dimulai dari sekarang, bukan hanya dari sisi teknologi, tetapi juga dari kesiapan ekosistemnya,” ujar Denon.

Diskusi yang dihadirkan tidak hanya menyoroti teknologi kendaraan udara, tetapi juga kesiapan regulasi, keselamatan penerbangan, infrastruktur heliport dan vertiport, integrasi transportasi darat, hingga penerimaan publik.

Kehadiran SkyDrive di Indonesia menjadi langkah awal memperkenalkan teknologi mobilitas udara masa depan secara konkret kepada pemerintah, industri, investor, akademisi, dan pemangku kepentingan nasional.

Whitesky Group menegaskan bahwa agenda ini bukan peluncuran layanan komersial, melainkan pengenalan teknologi dan pembukaan ruang dialog.

Melalui Cengkareng Heliport, masyarakat dapat melihat bagaimana teknologi global mulai dibahas dalam konteks kebutuhan Indonesia.

Bagi pemerintah, acara ini menjadi ruang awal memahami regulasi dan keselamatan.

Bagi investor, Advanced Air Mobility membuka peluang pada sektor infrastruktur, konektivitas bandara-kota, sistem digital, layanan premium, hingga rantai nilai pendukung lainnya.

Dengan mempertemukan teknologi, industri, dan pemangku kepentingan, Whitesky Group dan SkyDrive mendorong percakapan yang lebih realistis mengenai masa depan eVTOL di Indonesia.

Pantauan tangerangonline.id di Cengkareng Heliport, salah satu eVTOL yang telah dihadirkan whitesky aviation adalah model SkyDrive SD-05 dengan daya tampung 3 orang (1 pilot dan 2 penumpang).

Dalam kondisi daya penuh, SkyDrive SD-05 diklaim mampu terbang selama 2 jam dan dapat menempuh jarak hingga 40 km atau 25 miles.

Whitesky Aviation telah memesan hingga 30 unit pesawat SkyDrive dan mulai distribusikan pada tahun 2029 mendatang. (Rmt)

Share This Article