Home Berita Pejabat dan 5 PNS Terjaring Razia di Warung Cere 

Pejabat dan 5 PNS Terjaring Razia di Warung Cere 

1

Sejumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) didapati oleh Satuan Polisi Pramong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang Selatan sedang berada di tempat tak semestinya pada jam kerja.

Bukan sekadar di pusat-pusat perbelanjaan seperti biasanya razia digelar, kali ini Satpol PP juga menyisir warung yang ditengarai marak PNS menghabiskan jam kerja.

Alhasil, saat Satpol PP merazia sebuah warung yang dikenal dengan ‘Warung Cere’ di Kranggan, Setu, memergoki 6 orang berseragam PNS. Salah satunya, diduga merupakan seorang pejabat dari Pemkot Tangerang. Mereka didapati Satpol PP tengah asyik menikmati suasana siang hari di tempat tersebut.

Di warung pinggiran Kota Tangsel yang menyediakan menu khas Ikan Cere (ikan pari tawar) itu diduga sering didatangi para PNS pada jam kerja kendati lokasinya di ujung galian pasir.

“Kurang lebih 6 PNS dari Kota Tangerang di rumah makan Cere di Setu,” ungkap Kasie Sarana dan Prasarana Satpol PP, Rastra Yudhatama, Senin (14/3/2016).

Selanjutnya, Satpol PP memberikan teguran dan melaporkan kepada institusi atau atasan pihak bersangkutan.

Dalam razia dengan sandi ‘operasi aparatur dan pelajar’ tersebut Satpol PP di tempat berbeda mendapati 3 aparatur dari berbagai instansi pemerintahan.

“Kami temukan 3 PNS Tangsel diantaranya 2 dari BP2T (Badan Pelayanan Perijinan Terpadu) di Mall Teras Kota, 1 BPMPPKB (Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemberdayaan Perempuan Keluarga Berencana) di Mall ITC, BSD,” beber Yudha.

Tak hanya aparatur pemerintahan, dalam operasi tersebut Satpol PP juga mendapati belasan pelajar yang berada di tempat keramaian saat jam sekolah dan 5 PMKS (Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial).

PNS yang didapati saat jam kerja disita kartu tanda pengenalnya lalu Satpol PP memberikan surat teguran ke setiap instansi tempat mereka bekerja.

Sementara, pelajar diberikan arahan untuk tidak berkeliaran saat jam sekeloh.

“Kalau PNS, kita buat surat teguran ke setiap dinasnya dengan bukti KTP atau kartu indetitas lainnya yang telah kami sita. Kalau pelajar, tadi kami bawa ke kantor untuk diberi pengarahan,” pungkas Yudha. (Abi)

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here