Home Berita Sachrudin Ceramahi Ibu-Ibu PKK, Ada Apa?

Sachrudin Ceramahi Ibu-Ibu PKK, Ada Apa?

0
Wakil Walikota Tangerang, Sachrudin membuka kegiatan dengan peserta pengurus dan anggota PKK se-Kota Tangerang.

Wakil Walikota Tangerang, Sachrudin hadir di tengah para ibu yang merupakan pengurus dan anggota PKK (Pembinaan Kesejahteraan Keluarga) se-Kota Tangerang di Opp Room, Gedung Cisadane, Rabu (27/07/2016).

Dalam acara yang dibalut membuka Kegiatan Peningkatan Kesadaran Masyarakat Nilai-Nilai Luhur Budaya Bangsa ke-4 tersebut, Sachrudin langsung berpesan agar para pengurus PKK se-Kota Tangerang senantiasa menjadi agen-agen informasi terkait program pembangunan Kota Tangerang kepada masyarakat.

Selain itu, mantan Camat Pinang ini mengingatkan kepada para ibu PKK memberikan contoh dan teladan baik agar masyarakat semakin peduli dan senantiasa menjadi bagian dari kesuksesan pembangunan di Kota Tangerang. “Setiap informasi yang diperoleh, seperti halnya pada hari ini, diharapkan dapat juga disampaikan kepada masyarakat saat ibu-ibu semua melakukan kegiatan PKK bersama masyarakat,” pesannya.

Lebih lanjut, Sachrudin mengingatkan kembali pentingnya pembangunan karakter budaya bangsa dengan mengedepankan nilai-nilai luhur budaya bangsa. Keberadaan budaya Indonesia diera modern yang turut diwarnai pesatnya perkembangan informasi dan teknologi, globalisasi, tentunya membawa dampak terjadinya pergeseran nilai-nilai budaya. Dampak dari itu semuanya, tentunya sebisa mungkin harus dapat ditangkal, diminimalisir, sehingga kebudayaan bangsa Indonesia tetap terlestarikan tanpa menafikan kemajuan zaman.

Seperti halnya dengan terus mempertahankan nilai-nilai budaya melalui kegiatan-kegiatan yang teragendakan dan terimplementasikan dalam kehidupan masyarakat Kota Tangerang. Diantaranya Tari Lenggang Cisadane dan Silat Beksi menjadi Muatan Lokal (Mulok) pada kurikulum pendidikan, Festival Cisadane, Festival Al-A’zhom, Benteng Art Festival.

“Hal ini membuktikan keberagaman budaya yang ada di Kota Tangerang dapat dijadikan sebagai sarana pemersatu Kota Tangerang yang multi etnis yang harus senantiasa kita jaga, lestarikan dan kembangkan,” paparnya. (Acp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here