Home Berita 1 WNA dan 113 Pelanggar UU Kependudukan Terjaring Operasi di Pondok Aren

1 WNA dan 113 Pelanggar UU Kependudukan Terjaring Operasi di Pondok Aren

0
SHARE

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) beserta petugas gabungan menggelar razia operasi yustisi di depan Showroom Mitsubishi Bintaro sektor 7 RT 04/02 Kelurahan Pondok Jaya, Kecamatan Pondok Aren, Senin (29/8/2016).

Dari hasil razia tersebut, tercatat 1 orang Warga Negara Asing (WNA) asal Australia dan 113 Warga Negara Indonesia (WNI) terjaring razia lantaran melanggar UU administrasi kependudukan.

“114 orang ini terpaksa menjalankan sidang di tempat, karena terbukti tidak membawa KTP saat berpergian. Mereka dikenai denda Rp 50 ribu. Denda tersebut sesuai dengan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang Administrasi Penduduk,” kata Kabid Kependudukan Disdukcapil Tangsel, Heru Sudarmanto.

Heru mengatakan, operasi yustisi sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) No 9 Tahun 2011, tentang tertib administrasi kependudukan.  

“Operasi Yustisi kali ini  tidak semata-mata kegiatan yang bersifat seremonial, tetapi operasi  ini dilakukan sebagai sebuah upaya untuk meningkatkan kesadaran masyakat akan pentingnya identitas diri,” ujarnya.

Sementara, Plt Camat Pondok Aren Makum Sagita menjelaskan, bahwa kegiatan operasi secara gabungan merupakan program Pemkot untuk membudayakan tertib administrasi,dan mengantisipasi peredaran narkoba.

“Kami menghimbau kepada masyarakat untuk membawa KTP saat bepergian. Tujuannya sebagai identitas diri bila nanti terjadi apa-apa di jalan. Bagi warga luar Tangsel yang sudah tinggal lebih dari satu tahun, akan diberikan kemudahan membuat KTP Tangsel,” ungkapnya. (Ded)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here