Home Berita Karang Taruna Kabupaten Tangerang Soroti Gebrak Pak Kumis

Karang Taruna Kabupaten Tangerang Soroti Gebrak Pak Kumis

0

Pelaksanaan ‘Gebrak Pakumis’ (Gerakan Bersama Rakyat Atasi Permukiman Padat, Kumuh dan Miskin) dituding tidak melibatkan pemuda, terutama Karang Taruna Kabupaten Tangerang. Karena itu Karang Taruna meminta kepada pemerintah kabupaten dapat melibatkan pemuda dalam menyukseskan pembangunan di daerah Kabupaten Tangerang.

“Peran pemuda hari ini terhadap pembangunan-pembangunan di daerah Kabupaten Tangerang sangat minim. Hal tersebut karena kurang terbukanya infrormasi terkait pembangunan apa saja yang ada di sekitar mereka, contoh saja program Gebrak Pakumis sangat minim peran pemuda, padahal peran pemuda terhadap pembangunan sangat penting,” ungkap Awi Satibi, Wakil Ketua Karang Taruna Kabupaten Tangerang saat ditemui di Sekretariat Karang Taruna, Cikupa, Kamis (8/9/2016).

Kalau pun ada peran pemuda dalam kegiatan-kegiatan pembangunan daerah, hanya melibatkan salah satu organisasi kepemudaan tertentu. Padahal di daerah tempat pembangunan tersebut telah ada organisasi kepemudaan lain yang juga perlu dilibatkan dalam pembangunan daerahnya.

“Jangan heran kalau pemuda hari ini, sering kali acuh tak acuh terhadap pembangunan yang ada di sekitar mereka, karena mereka kurang terinformasi dan sering kali di hanya dijadikan penonton saja,” lanjut Awi.

Awi menambahkan, seharusnya Pemerintah Kabupaten Tangerang dapat lebih banyak melibatkan organisasi-organisasi kepemudaan yang ada di Kabupaten Tangerang dan jangan hanya melibatkan satu organisasi kepemudaan saja.

“Saya juga berharap pemerintah daerah tidak bosan-bosan menginformasikan kepada para pemuda tentang giat-giat pemerintah terkait pembangunan yang ada di daerah. Hal tersebut agar para pemuda ikut aktif mendukung pembangunan wilayahnya,” tegasnya.

Sementara, Mad Roni, ketua Karang Taruna Kabupaten Tangerang mengungkapkan, dirinya melihat bahwa pembangunan-pembangun yang ada di Kabupaten Tangerang hanya didominasi oleh salah satu organisasi kepemudaan, padahal banyak juga organisasi-organisasi yang ingin dilibatkan pemerintah dalam mensukseskan pembangunan daerah. “Hal ini tentunya merupakan catatan buat kami, mudah-mudahan hal tersebut bisa menjadi catatan pemerintah dalam melakukan pembangunan,” pungkasnya. (Yan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here