Home Berita Festival Situ Bungur Kembali Digelar

Festival Situ Bungur Kembali Digelar

0

‚ÄčAjang tahunan Festival Situ Bungur di Kelurahan Pondok Raji, Ciputat, kembali digelar. Festival Situ Bungur kali ini berlangsung keempat kalinya dengan dikunjungi ratusan wisatawan dan masyarakat.

Festival ini digelar bertujuan untuk membangun kesadaran rakyat terhadap lingkungan hidup bahwa terdapat fungsi dan manfaat dari Situ Bungur, mengembangkan budaya betawi, serta menjadikan situ bungur sebagai tempat destinasi wisata.

“Tujuan kami mengadakan Festival Situ Bungur diantaranya pertama, membangun kesadaran lingkungan hidup warga sekitar Situ Bungur akan pentingnya fungsi dan manfaat Situ Bungur. Kedua, melestarikan kebudayaan Betawi sebagai ciri khas budaya masyarakat Tangsel. Dan yang terakhir, mengembangkan Situ Bungur sebagai tempat destinasi wisata yang murah dan menyenangkan,” ujar Kepala Kantor Pariwisata Kota Tangsel, Yanuar, Sabtu (5/11/2016).

Ia juga menambahkan acara festival ini merupakan salah satu rangkaian dari HUT ke-8 Tangsel. “Ini adalah rangkaian pertama kita menuju HUT Tangsel,” ungkapnya.

Sejumlah perlombaan dan kegiatan pun dilaksanakan yaitu mulai dari lomba mancing, lomba dayung, lomba qosidah, pelepasan ikan, festival palang pintu se- Kota Tangsel, Mulung Sampah, Sanyunan Anak Yatim, dan hiburan Lenong yang akan menghadirkan Aziz Gagap. Diantara semua lomba, yang paling favorit adalah lomba mancing yang sudah diikuti sebanyak 300 orang.

Selain itu, Wakil Walikota Tangsel, Benyamin Davnie mengatakan dalam sambutannya bahwa festival Situ Bungur ini merupakan kegiatan seni yang akan memiliki dampak positif bagi masyarakat sekitar Situ Bungur.

“Melalui festival Situ Bungur ini, masyarakat akan mendapatkan banyak manfaat yaitu memperkenalkan generasi budaya yang kita miliki, mempererat tali silaturrahmi, dan dapat menjadi salah satu alternatif atraksi wisata,” ujar Benyamin Davnie.

Melalui acara ini, ia berharap dapat membantunya dalam masalah tentang situ dan menjadi upaya pelestarian seni dan budaya. “Dari sisi pelestarian situ, kita berharap kegiatan ini dapat membantu dan menyelesaikan permasalahan terkait dengan situ. Kemudian dari sisi seni dan budaya, kita berharap kegiatan ini dapat menjadi salah satu upaya kita untuk melestarikan seni dan budaya yang kita miliki,” lanjutnya.

Selain perlombaan, dalam acara tersebut juga terdapat jajan- jajanan rakyat dengan harga yang terjangkau dan juga dibarengi dengan pengukuhan Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM). (Tan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here